Vigilantisme di Tengah Krisis Kepercayaan
ILUSTRASI Vigilantisme di Tengah Krisis Kepercayaan.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Pemerintah pusat harus gerak cepat: revisi UU Polri 2026 untuk independensi pengawasan, libatkan Kompolnas lebih kuat. Lokal? Gubernur dan bupati bangun posko tanggap cepat, kolaborasi warga via aplikasi seperti PatroliNet yang sedang uji coba di Jakarta. Internasional?
Belajar dari Australia: program ”Trust Rebuild” via dialog masyarakat, naikkan kepercayaan 30 persen dalam 2 tahun. Implementasi butuh sinergi dua arah: Polri profesional, masyarakat kooperatif –bisa pulihkan supremasi hukum dalam 2-3 tahun.
Intinya, vigilantisme ini jeritan rakyat yang haus keadilan. Kalau polisi tidak bangkit, kita bakal jadi negara massa hakim sendiri –bukan NKRI yang kita impikan. Yuk, polisi, buktikan kalian bisa! Rakyat siap dukung kalau performa oke. Data bilang kepercayaan bisa dibangun kembali, asal ada political will. Saatnya aksi, bukan janji doang. (*)
*) Hery Purnobasuki, ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan, Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: