Paus Leo XIV Kirim Pesan Idul Fitri 1447, Damai Lahir dari Dialog dan Pengampunan

Paus Leo XIV Kirim Pesan Idul Fitri 1447, Damai Lahir dari Dialog dan Pengampunan

URBI ET ORBI disampaikan Paus Leo XVI dari balkon Basilika Santo Petrus sebelum misa Natal Kamis, 25 Desember 2025.-Simone Risoluti/Vatican Media/Reuters-CNN

BACA JUGA:Idul Fitri 1445 H, Prabowo Halal Bihalal bersama Gibran dan Kerabat di Kertanegara

"Seorang mukmin sejati senantiasa memusatkan pandangannya pada Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Adil," tulis Koovakad.

Pesan tersebut juga menekankan peran umat beragama dalam membangun dunia yang lebih damai. Baik umat Katolik maupun Muslim disebut memiliki tanggung jawab bersama untuk menghadirkan kebaikan.


PAUS LEO XVI menyampaikan pesan Natal terkait penderitaan warga Gaza dan Ukraina di hadapan umat Katolik di Basilika Santo Petrus pada 25 Desember 2025.-Gregorio Borgia/AP-CNN

Tepatnya, melalui doa, puasa, dan aksi nyata untuk menolong sesama. Pada saat yang sama, Vatikan menyampaikan solidaritas bagi umat Muslim yang menghadapi penderitaan, baik secara fisik maupun batin, terutama saat memperjuangkan keadilan, martabat, dan kebebasan.

Solidaritas tersebut disebut sejalan dengan gagasan Paus Fransiskus dalam ensiklik Fratelli Tutti, yang menekankan bahwa seluruh manusia berada dalam satu kondisi bersama, sebagaimana satu “perahu” yang sama.

Vatikan juga mengutip ajakan Paus Leo XIV mengenai pentingnya pelucutan senjata hati, pikiran, dan kehidupan, sebagai fondasi perdamaian sejati.

BACA JUGA:Cerobong Asap Terpasang di Kapel Sistina, Vatikan Siap Gelar Konklaf 7 Mei Mendatang

BACA JUGA:Umat Lintas Agama Berdoa untuk Paus Fransiskus

Di bagian akhir, Vatikan berharap bahwa beriringannya Ramadan dan Prapaskah dapat membawa transformasi batin bagi umat beriman.

Harapan itu diarahkan pada lahirnya kehidupan sosial yang lebih damai. "Perdamaian bukan sekadar cita-cita, tetapi anugerah Tuhan yang harus dirawat melalui dialog, keadilan, dan pengampunan," tulis pesan tersebut.

Pesan yang ditandatangani Koovakad serta Sekretaris Jenderal Indunil Kodithuwakku Janakaratn itu diakhiri dengan doa agar Tuhan Yang Mahakuasa melimpahkan kasih sayang dan penghiburan kepada seluruh umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri 2026.

Maka, perayaan Lebaran tahun ini disandingkan dengan seruan yang kuat untuk memperkuat dialog, menjaga martabat kemanusiaan, dan merawat kedamaian bersama. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: