Paus Leo XIV Kirim Pesan Idul Fitri 1447, Damai Lahir dari Dialog dan Pengampunan
URBI ET ORBI disampaikan Paus Leo XVI dari balkon Basilika Santo Petrus sebelum misa Natal Kamis, 25 Desember 2025.-Simone Risoluti/Vatican Media/Reuters-CNN
HARIAN DISWAY - Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi penanda kemenangan setelah Ramadan, juga dimaknai sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan lintas iman.
Dalam semangat tersebut, Dewan untuk Dialog Antaragama Dikasteri untuk Dialog Antaragama di bawah Vatikan menyampaikan pesan khusus kepada umat Muslim di seluruh dunia.
Surat itu ditandatangani oleh Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Sedunia, Paus Leo XIV.
Melalui pesan yang ditandatangani Prefek George Jacob Kardinal Koovakad, Vatikan menegaskan pentingnya kedekatan, solidaritas, dan rasa hormat terhadap umat Islam.
Pesan itu mengacu pada kerangka dialog antaragama yang sudah ditegaskan sejak Konsili Vatikan Kedua melalui dokumen Nostra Aetate, yang menekankan sikap terbuka dan penghargaan dalam relasi antarpemeluk agama.
BACA JUGA:Paus Leo XIV Lakukan Tur Perdana dengan Popemobile di Vatikan Jelang Misa Inaugurasi
BACA JUGA:Vatikan Putus Sinyal Telepon di Seluruh Wilayah Selama Konklaf Berlangsung
"Tahun ini menjadi istimewa karena umat Katolik juga menjalani masa Prapaskah yang beriringan dengan Ramadan," ujar Koovakad.
Menurutnya, pertemuan dua kalender ibadah tersebut memberikan pengalaman spiritual yang hampir serentak. Yakni melalui puasa, doa, dan refleksi diri, yang pada akhirnya diharapkan semakin mendekatkan umat pada Tuhan.

Paus Leo XIV melambaikan tangan dari balkon utama Basilika Santo Petrus setelah menyampaikan pesan dan berkat Urbi et Orbi kepada kota dan dunia sebagai bagian dari perayaan Natal, di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 25 Desember 2025.-Tiziana FABI-AFP
Dalam pesannya, Vatikan juga menyoroti tantangan dunia modern yang cenderung dipenuhi informasi berlimpah dan sudut pandang yang beragam.
Situasi tersebut kerap membuat manusia kehilangan kejernihan saat mengambil keputusan. Kondisi itu berpotensi menyeret seseorang ke dalam keputusasaan, bahkan menuju tindakan kekerasan.
Namun, Vatikan mengingatkan bahwa keputusasaan dan kekerasan bukanlah pilihan bagi orang beriman. Umat diarahkan untuk tetap berpegang pada Tuhan sebagai sumber harapan sekaligus keadilan.
BACA JUGA:Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah Tanggal 29 Maret 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: