Pembunuhan Cucu Mpok Nori Terungkap, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Sumatera
Polisi mengungkap kasus pembunuhan cucu Mpok Nori di Cipayung, pelaku ditangkap saat hendak kabur menuju Sumatera.-disway.id-
HARIAN DISWAY - Direktorat Reserse Kriminal Umum Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan terhadap perempuan berinisial DA di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, dengan pelaku ditangkap saat hendak melarikan diri, Selasa, 24 Maret 2026.
Korban diketahui merupakan cucu dari seniman dan pelawak legendaris Mpok Nori. Sementara pelaku adalah suami siri korban berinisial FTJ yang diketahui merupakan warga negara asing asal Irak.
Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Fechy J. Ataupah mengungkapkan pelaku berhasil diamankan saat berada di rest area Tol Tangerang–Merak ketika hendak melarikan diri ke wilayah Sumatera.
"Pelaku berhasil kami amankan ketika hendak kabur menuju Sumatera. Diduga, ia berencana melanjutkan pelarian ke luar negeri," katanya kepada awak media.
BACA JUGA:Dugaan Poliandri Dipolisikan ke Polda Metro Jaya: Kisah Pilu Hidup Rafi
BACA JUGA:Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Kepala BGN, Irwasum, dan Kapolda Metro Jaya
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa cemburu. Pelaku mengaku beberapa kali memergoki korban menjalin hubungan dengan pria lain sehingga memicu konflik dalam hubungan mereka.
"Tersangka, yang merupakan suami siri korban, mengaku beberapa kali memergoki korban sedang menjalin hubungan dengan pria lain," ujar AKP Fechy.
Cekcok antara korban dan pelaku kemudian berujung perkelahian. Dalam kondisi emosi, pelaku menghabisi nyawa korban menggunakan senjata tajam yang menyebabkan luka fatal di bagian leher.
Selain itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menjelaskan bahwa peristiwa pembunuhan terjadi pada Kamis malam, 19 Maret 2026. Namun, kasus tersebut baru diketahui setelah pihak keluarga melapor pada 21 Maret 2026.
BACA JUGA:Polda Metro Jaya Tolak Buka 709 Dokumen Bukti Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
BACA JUGA:Roy Suryo Cs Jalani Wajib Lapor Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi di Polda Metro Jaya
"Pembunuhan dilakukan sekitar Kamis malam dan diketahui pada Sabtu pagi," kata Alfian.
Ia menambahkan bahwa motif lain dalam kasus ini adalah keinginan korban untuk mengakhiri hubungan dengan pelaku. Namun, pelaku tidak menerima keputusan tersebut hingga memicu tindakan kekerasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: