Kebun Binatang Surabaya Diserbu 40 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran 2026
Anak-anak di Kebun Binatang Surabaya (KBS) setelah memberi makan rusa, Senin, 23 Maret 2026.-Agustinus Fransisco-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Kebun Binatang Surabaya (KBS) mengukuhkan posisinya sebagai destinasi favorit keluarga di Jawa Timur pada masa libur panjang lebaran tahun 2026.
Hingga Selasa, 24 Maret 2026, tercatat sekitar 40 ribu wisatawan memadati area konservasi di pusat kota pahlawan tersebut. Lonjakan pengunjung ini bertepatan dengan momentum libur nasional dan cuti bersama Nyepi yang bersambung dengan Idulfitri 1447 H.
Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi mengungkapkan bahwa mayoritas pengunjung didominasi oleh segmen keluarga. Para orang tua memilih KBS sebagai sarana rekreasi edukatif yang terjangkau untuk mengenalkan berbagai jenis satwa kepada anak-anak secara langsung.
“Selama periode libur ini, kami mencatat sekitar 40 ribu pengunjung. Mayoritas adalah keluarga. Kami melihat minat masyarakat tetap tinggi karena KBS menawarkan pengalaman interaksi langsung dengan satwa yang sulit didapatkan di tempat lain,” ujar Lintang saat ditemui di area KBS, Selasa.
BACA JUGA:KBS Buka Parade Satwa di H+1 Lebaran, Magnet Wisatawan Lokal dan Keluarga
BACA JUGA:Tembus 10.000 Pengunjung, KBS dan THP Kenjeran Masih Wisata Favorit Lebaran 2026 di Surabaya
Menariknya, tren kunjungan kali ini menunjukkan bahwa wisatawan lebih gemar berkeliling melihat koleksi satwa dibandingkan mengantre di wahana permainan. Daya tarik utama yang mencuri perhatian publik adalah kehadiran "penghuni baru" hasil pengembangbiakan internal KBS.
Bayi-bayi satwa seperti kapibara, merak, musang, hingga landak menjadi primadona, terutama bagi pengunjung anak-anak.
Selain wisatawan domestik, Lintang mencatat adanya peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sejak hari kedua Lebaran. Jumlah wisman diprediksi mencapai ratusan orang hingga masa libur berakhir.
Dari sisi aksesibilitas, pintu utama dan Pintu 12 masih menjadi akses masuk paling padat. Namun, infrastruktur Tunnel yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) ke KBS semakin diminati. Terowongan bawah tanah ini menyumbang sekitar 40 hingga 49 persen dari total arus masuk pengunjung, sekaligus menjadi solusi efektif untuk mengurai kemacetan di area parkir depan.
BACA JUGA:KBS Lepas 5 Komodo ke Habitat Asli, Juga Tukar Panda Merah dari Jepang
BACA JUGA:Parade Hewan KBS Mulai 23 Maret 2026, Pengunjung Bisa Foto dengan Satwa
Meski tidak mendatangkan koleksi satwa baru dari luar, pengelola terus berkomitmen pada program pengembangbiakan. “Kami fokus menjaga keberlangsungan satwa melalui perawatan maksimal. Kelahiran satwa-satwa ini adalah bukti keberhasilan konservasi sekaligus magnet edukasi bagi pengunjung,” pungkas Lintang.
KBS tetap menyiagakan berbagai wahana pendukung seperti Rabbit in Wonderland, Kereta Hutan, hingga Glow Interactive Zoo untuk memberikan pengalaman berwisata yang lengkap bagi warga Surabaya dan sekitarnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: