Jokowi Mau Keliling Daerah, PDIP: Barangkali Mau Netralisir Polemik Ijazah Palsu
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menyambut baik rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), melakukan kunjungan ke berbagai daerah usai kondisi kesehatannya pulih-Disway.id/Anisha Aprilia-
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat merespons rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang akan kembali berkeliling ke sejumlah daerah setelah kondisi kesehatannya pulih.
Djarot mempersilakan Jokowi memenuhi berbagai undangan masyarakat, namun menilai polemik ijazah yang selama ini menjadi sorotan publik juga perlu dijelaskan secara terbuka.
Menurut Djarot, agenda kunjungan Jokowi ke berbagai daerah sah-sah saja dilakukan. Bahkan, ia menduga langkah tersebut bisa menjadi momentum untuk meredam polemik yang selama ini berkembang.
BACA JUGA:Jumhur Hidayat, Musuh Jokowi yang Dirangkul Prabowo
BACA JUGA:JK Blak-blakan ke Para Termul, Klaim Jokowi Jadi Presiden karena Dirinya
"Barangkali untuk menetralisir itu (kasus ijazah palsu), beliau menunjukkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik yang terjadi," kata Djarot, Minggu, 31 Mei 2026, dikutip
Djarot menegaskan tidak mempermasalahkan jika Jokowi ingin berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia. Namun, ia berharap mantan wali kota Solo itu juga dapat memberikan penjelasan yang dianggap mampu menjawab keraguan sebagian masyarakat.
"Jadi silakan aja beliau keliling ke mana pun, bebas ya. Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan untuk supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan aja ijazahnya," pintanya.
BACA JUGA:CLS dan Ijazah Jokowi
BACA JUGA:Heboh! Rumah Jokowi Mendadak Muncul Label 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps
Menurut Djarot, polemik tersebut seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang sederhana tanpa harus berlarut-larut melalui berbagai proses hukum.
"Paling enak itu tidak usah pakai drama-drama. Tidak usah pakai drama-drama di pengadilan. Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda. Jadi itu saja," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Djarot juga menanggapi isu yang menyebut Jokowi berpeluang menjadi Ketua Dewan Pembina PSI. Ia mengaku tidak terkejut jika hal tersebut benar terjadi.
"Kan sudah tahulah kita dari dululah. Heeh. Waktu daftar ke Kemenkumham kan jelas itu ya, dewan pembinanya inisialnya apa, J? Ya sudahlah itu drama-drama gitu kan ya. Udah jelas gitu loh. Rakyat ini sudah pandai, sudah cerdas untuk bisa melihat, udah tahulah drama-drama seperti itu ya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: