Brasil vs Prancis: Taktik 4 Penyerang Ancelotti vs Teror Kylian Mbappe
Ancelotti racik formula seimbang bagi Brasil jelang uji coba lawan Prancis untuk redam ketajaman Mbappe sambil mematangkan taktik menuju Piala Dunia 2026.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Pelatih Carlo Ancelotti terus menyusun formula terbaik untuk Brasil national team jelang Piala Dunia, dengan fokus utama menemukan keseimbangan antara gaya khas Brasil dan pendekatan taktisnya sendiri.
Laga uji coba melawan Prancis pada Jumat dini hari, 27 Maret 2026, pukul 03.00 WIB, menjadi panggung penting untuk menguji racikan tersebut.
Perjalanan Brasil menuju turnamen utama tidak sepenuhnya mulus. Mereka hanya finis di posisi kelima dalam kualifikasi zona CONMEBOL, tertinggal cukup jauh dari Argentina yang tampil dominan.
Di bawah arahan Ancelotti, performa tim mulai menunjukkan perkembangan, meski belum sepenuhnya stabil. Dari empat pertandingan terakhir, Brasil mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Serangkaian laga uji coba pun disiapkan sebagai ajang pematangan. Setelah menghadapi Prancis, Brasil akan beruji kekuatan dengan Kroasia dan Mesir, sebelum memulai laga pembuka Piala Dunia kontra Maroko.
BACA JUGA:Gabriel Magalhaes Absen Bela Brasil, Arsenal Dihantui Krisis Lini Belakang
BACA JUGA:Rodrygo Cedera ACL, Absen Bela Real Madrid dan Brasil di Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti siap perpanjang kontrak latih timnas Brasil hingga 2030, fokus pada proyek jangka panjang dan dukung perkembangan sikap positif Vinicius Jr.-Wagner Meier-Getty Images
Dalam upaya memaksimalkan potensi tim, Ancelotti mempertimbangkan skema agresif dengan menurunkan empat pemain depan sekaligus.
Namun, ia tidak ingin pendekatan ofensif itu mengorbankan kestabilan permainan. Ia menekankan bahwa keseimbangan antara menyerang dan bertahan tetap menjadi prioritas utama.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah lama memikirkan pendekatan terbaik sesuai karakter pemain yang dimiliki.
“Dalam beberapa bulan terakhir saya memikirkan gaya bermain terbaik sesuai karakter pemain. Kami ingin bermain bagus, menguasai pertandingan, dan tetap menjaga keseimbangan, terutama saat bertahan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Ancelotti tidak hanya mengejar permainan atraktif, tetapi juga efisiensi dan kontrol.
BACA JUGA:Ancelotti Tambah Masa Bakti 4 Tahun, Ambisi Bawa Brasil Juara Dunia Lagi Setelah 24 Tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: fotmob