LCGC Jadi Target Empuk Pencuri Usai Lebaran, Ini Kelemahan Sistem Keamanannya

LCGC Jadi Target Empuk Pencuri Usai Lebaran, Ini Kelemahan Sistem Keamanannya

Mobil LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla menjadi sasaran empuk pencuri karena sistem keamanan yang relatif sederhana--astraotoshop

HARIAN DISWAY – Mobil low cost green car (LCGC) menjadi sorotan usai periode Lebaran. Khususnya, setelah maraknya laporan pencurian kendaraan jenis tersebut di sejumlah daerah. 

LCGC lebih rentan menjadi target pelaku kejahatan, karena memiliki sistem keamanan yang relatif sederhana dibanding mobil kelas menengah ke atas.

Kelemahan Sistem Keamanan LCGC

Sebagian besar mobil LCGC masih mengandalkan sistem pengaman standar pabrikan seperti kunci manual dan alarm dasar. Pada beberapa tipe, fitur immobilizer bahkan belum tersedia atau masih terbatas.

Kondisi ini membuat pencuri lebih mudah membobol kendaraan menggunakan metode konvensional seperti kunci T atau teknik duplikasi kunci. Selain itu, minimnya sistem pelacakan bawaan juga menjadi celah besar karena kendaraan sulit dilacak saat berhasil dibawa kabur.

BACA JUGA:Spesifikasi Mobil Terbaru Honda, New WR-V dan Brio RS Special Edition

BACA JUGA:Spesifikasi BMW M3 Touring dan BMW Seri 3, Mobil Premium Terbaru BMW

Mengapa LCGC Jadi Sasaran


PENCURIAN mobil kerap terjadi di area parkir minim pengawasan, terutama setelah momen libur panjang seperti Lebaran--carthef

Selain faktor teknis, tingginya populasi mobil LCGC di Indonesia juga menjadi alasan utama. Mobil jenis ini banyak digunakan sebagai kendaraan harian, sehingga sering diparkir di area terbuka tanpa pengawasan maksimal.

Pasca Lebaran, banyak pemilik kendaraan yang kembali ke rutinitas dan meninggalkan mobil dalam waktu lama, baik di rumah maupun tempat umum. Situasi ini dimanfaatkan oleh pelaku pencurian yang sudah memahami pola kelemahan kendaraan.

Tips Tambahan Kunci Ganda

Untuk mengurangi risiko pencurian, pemilik LCGC disarankan menambahkan sistem pengaman ekstra atau kunci ganda. Beberapa opsi yang bisa digunakan antara lain kunci setir, kunci pedal, hingga alarm tambahan.

Penggunaan perangkat pelacak seperti Apple AirTag juga dapat menjadi solusi alternatif untuk membantu melacak kendaraan jika terjadi pencurian. Meski bukan pengganti GPS, perangkat ini  efektif sebagai pelacak cadangan.

BACA JUGA:MSI Modern 14 C11M: Si Ringkas yang Andalan untuk Mobilitas Modern

BACA JUGA:Spesifikasi Mobil Listrik Honda e:N1 dan Honda Civic Rs e: Hev di IIMS Surabaya 2025

Selain itu, kewaspadaan dan pengamanan tambahan juga memegang peran penting. Usahakan untuk selalu parkir di tempat aman.

Jika dibutuhkan, pasang kamera pengawas. Tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tanpa pengawasan terlalu lama juga menjadi langkah pencegahan penting.

Dengan memahami kelemahan sistem keamanan dan menambahkan perlindungan ekstra, pemilik mobil LCGC dapat meminimalkan risiko pencurian, terutama setelah Lebaran seperti sekarang. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: