Max Verstappen Mengamuk di Sesi Media GP Jepang 2026, Usir Jurnalis The Guardian
Max Verstappen, saat mendatangi Media Day GP Jepang 2026. --Twitter M Sports @MSports_all

Max Verstappen, saat berkeliling sirkuit Suzuka pada Kamis 26 Maret 2026--Twitter M Sports @MSports_all
Setelah situasi kembali kondusif, Verstappen melanjutkan sesi media hari GP Jepang 2026 pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan bahwa tantangan berkendara pada musim ini sangat berbeda, terutama dengan karakteristik Sirkuit Suzuka yang menuntut kecepatan tinggi, sementara mobil mengalami keterbatasan energi.
BACA JUGA:Kontroversi Winglet Halo Scuderia Ferrari di GP China 2026, FIA Turun Tangan
BACA JUGA:Inovasi Aerodinamika Ferrari dan Haas Jadi Sorotan di GP China 2026, Mercedes Tetap Dominan
Perubahan regulasi FIA terkait pengisian daya baterai yang diumumkan pada Kamis pagi juga disebut akan sedikit menggeser keseimbangan ke arah penggunaan energi dari mesin pembakaran internal, meski tetap berdampak pada melambatnya waktu putaran.
“Tentu saja, rasanya sangat berbeda dari tahun lalu, tetapi inilah kenyataan yang kita hadapi saat ini. Kami hanya perlu menerimanya untuk saat ini,” ujar Max Verstappen.
"Tidak banyak yang bisa dilakukan pada tahun ini. Saya berharap akan ada perubahan yang lebih besar di tahun depan. Meningkatkan daya hingga delapan megajoule mungkin sedikit membantu, tetapi prinsip dasarnya tetap sama. Anda tetap harus berhati-hati dengan input gas, dan itu sangat berbeda dari sebelumnya," tambahnya.
Untuk saat ini, meskipun Red Bull RB22 sudah menggunakan mesin hasil kolaborasi Ford dan Red Bull Powertrains, Verstappen masih tertahan di peringkat delapan klasemen pembalap musim 2026.
Sementara itu, tim Red Bull berada di posisi kelima klasemen konstruktor dengan raihan 12 poin, tertinggal dari Haas dan McLaren. Sedangkan Mercedes masih memimpin dengan 98 poin, disusul Ferrari dengan 67 poin.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: