Alasan Pemerintah Tetapkan WFH bagi ASN Tiap Jumat, Ada Sektor yang Tetap WFO
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan alasan Jumat dipilih sebagai hari pelaksanaan work from home (WFH) sebagai bentuk efisiensi di tengah panasnya konflik Timur Tengah.--istimewa
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Pemerintah telah resmi menetapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jum'at mulai 1 April 2026.
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah strategis terkait tekanan global, khususnya krisis energi serta kenaikan harga minyak dunia.
Ya, upaya itu dilakukan untuk mengurangi mobilitas harian dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan ini bagian dari tranformasi sistem kerja birokrasi menuju pola kerja digital.
"Pemerintah menetapkan kebijakan transformasi budaya yang mendorong perubahan perilaku kerja yang lebih efisien, produkftif, dan berbasis digital," ujar Airlangga dalam konferensi pers, dikutip pada Rabu, 1 April 2026.
BACA JUGA:WFH ASN Tiap Jumat Diawasi Ketat! HP Wajib Aktif, Lokasi Pegawai Bisa Dilacak
BACA JUGA:Pemerintah Kaji Kebijakan WFH 1 Hari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Ini Dikecualikan
Selain efisiensi energi, kebijakan WFH juga ditujukan dalam mengurangi kemacetan serta meningkatkan kualitas ASN melalui pola kerja yang lebih seimbang.
Pemerintah memperkirakan penerapan WFH satu hari per pekan dapat menghemat konsumsi BBM hingga Rp6,2 triliun. Bahkan, kebijakan ini juga dinilai berpotensi menghemat anggaran negara dalam jumlah signifikan.
"Potensi penghematan WFH yang langsung ke APBN adalah Rp6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM. Total pembelanjaan BBM masyarakat juga berpotensi dihemat sebesar Rp59 triliun," ungkap Airlangga.
BACA JUGA:Mulai Minggu Depan, Puluhan Ribu ASN Pemprov Jatim WFH Setiap Hari Rabu
BACA JUGA:Pemerintah Pertimbangkan WFH dan Empat Hari Kerja Seminggu, Antisipasi Krisis BBM Akibat Perang
Disisi lain, hari Jum'at dipilih sebagai waktu pelaksanaan WFH sebab memiliki durasi kerja yang relatif lebih singkat dibandingkan hari lainnya. Selain itu, hari tersebut dinilai efektif dalam mengatur sistem kerja tanpa menganggu layanan publik.
Meski demikian, kebijakan ini tidak berlaku bagi seluruh ASN sebab terdapat sejumlah sektor yang tetap wajib bekerja dari kantor atau WFO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: