Phil Foden Terancam Dicoret Timnas Inggris, Tuchel: Tidak Ada Jaminan ke Piala Dunia 2026

Phil Foden Terancam Dicoret Timnas Inggris, Tuchel: Tidak Ada Jaminan ke Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel memperingatkan Phil Foden bahwa posisinya di skuad Piala Dunia 2026 tidak aman akibat performa buruk dan inkonsistensi saat membela timnas Inggris.--Getty Images

Ia mengungkapkan bahwa sang pemain sebenarnya menunjukkan kualitas luar biasa selama pemusatan latihan, tetapi gagal mengulanginya ketika berada di lapangan.

“Di latihan dia sangat bagus, tapi kesulitan menunjukkannya saat pertandingan,” ujar Tuchel singkat. 

Ia juga menambahkan bahwa Foden datang dengan kondisi mental yang positif dan menunjukkan energi besar, namun belum mampu memberikan dampak nyata ketika dimainkan.


Momen bek Uruguay, Ronald Araujo (kiri), ketika melakukan tekel keras terhadap gelandang Inggris, Phil Foden (kanan). Sabtu, 28 Maret 2026.--Instagram @planetfootballcom

Lebih lanjut, Tuchel tidak menutup kemungkinan untuk mencoret Foden dari skuad akhir. “Bisa saja dia dipilih, tapi tidak ada jaminan dia akan masuk,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tidak ada tempat yang benar-benar aman, bahkan bagi pemain dengan reputasi besar sekalipun.

Kini, Foden dituntut untuk segera meningkatkan performanya, terutama bersama Manchester City, guna kembali meyakinkan sang pelatih. Fokus dan konsistensi akan menjadi kunci jika ia ingin mengamankan tempat di skuad Inggris.

BACA JUGA:Thomas Tuchel Jadikan Kansas City Markas Utama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

BACA JUGA:Timnas Inggris Pantau Ketat Pemulihan Bellingham, Tuchel dalam Dilema

Di level klub, Manchester City masih berusaha mengejar gelar liga dan telah meraih trofi domestik, meski harus tersingkir dari kompetisi Eropa oleh Real Madrid. 

Tantangan berikutnya adalah menghadapi Liverpool di FA Cup, laga yang bisa menjadi panggung penting bagi Foden untuk membuktikan diri.

Dengan jadwal Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, waktu bagi Foden untuk membalikkan keadaan semakin menipis. Jika tidak segera bangkit, ia berisiko kehilangan tempat di turnamen terbesar dunia tersebut. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com