Thomas Tuchel Jadikan Kansas City Markas Utama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel Jadikan Kansas City Markas Utama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel menetapkan Kansas City sebagai markas timnas Inggris di Piala Dunia guna menjaga mental pemain dan menyiasati jauhnya jarak tempuh antarpertandingan.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Thomas Tuchel, manajer tim nasional Inggris, merancang rencana untuk skuadnya di Piala Dunia 2026 mendatang. Ia akan menyulap Kansas City menjadi "rumah kedua" yang ideal bagi Jude Bellingham dkk.

Turnamen edisi kali ini memang menghadirkan tantangan logistik dan geografis yang luar biasa bagi semua negara peserta. Karena pelaksanaannya tersebar luas di tiga negara raksasa Amerika Utara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Datang dengan status mentereng sebagai salah satu tim favorit juara, The Three Lions (sebutan Timnas Inggris) tergabung di dalam Grup L. Pada fase grup, mereka harus bersaing ketat dengan Panama, Ghana, serta Kroasia.

Untuk menyiasati jarak tempuh antarkota yang sangat jauh dan melelahkan, manajemen timnas memutuskan untuk menetap di satu pangkalan yang strategis di Kansas City. Alih-alih terus berpindah-pindah hotel setiap kali akan bertanding.

BACA JUGA:Timnas Inggris Pantau Ketat Pemulihan Bellingham, Tuchel dalam Dilema

BACA JUGA:Morgan Rogers Naik Daun, Posisi Jude Bellingham Terancam di Timnas Inggris?

Strategi pemilihan satu markas tetap itu berkaca pada pengalaman positif mereka saat menjalani Euro 2024 di Jerman. Di bawah arahan pelatih Gareth Southgate, skuad Inggris bermarkas di dekat Weimar.


Thomas Tuchel ungkap bahwa Harry Kane, Jude Bellingham, dan Phil Foden tak bisa dimainkan bersamaan di Timnas Inggris--Getty Images

Namun, tantangan kali ini jauh lebih besar. Jarak perjalanan di fase grup saja—yang mencakup laga di Dallas, Boston, dan New Jersey—dipastikan melebihi 3.500 mil. Itu adalah jarak yang mereka tempuh saat mencapai final di Berlin pada Euro 2024.

Menyadari beratnya beban perjalanan tersebut, Tuchel menjadi sangat selektif dalam memilih tempat menginap demi kenyamanan maksimal pasukannya.

Ia secara khusus menolak keras hotel-hotel komersial berkapasitas 500 hingga 800 kamar yang terasa kaku. Di mana para pemain hanya saling berpapasan di lift dengan sirkulasi udara tertutup.

"Kami memilih hotel di mana Anda bisa membuka jendela, tempat yang intim dan kecil," ungkap Tuchel. Ia menekankan bahwa menciptakan atmosfer senyaman rumah sangat krusial untuk menjaga kondisi mental para pemain.

BACA JUGA:Hasil Drawing Piala Dunia 2026: Brasil–Maroko, Belanda–Jepang, Inggris-Kroasia Panaskan Fase Grup!

BACA JUGA:Ketegangan Bellingham dan Tuchel Ancam Masa Depan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Kunci Membangun Chemistry

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com