Bursa Transfer MotoGP 2027: Izan Guevara Masuk Radar Yamaha, Siap Susul Alonso dan Holgado
Izan Guevara, saat berswafoto dengan motor Yamaha YZR M1-V4 dengan nomor motor 28, jelang sesi uji coba tertutup di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. --Twitter Yamaha Racing @YamahaRacingCom
Pada musim 2023, Guevara naik ke Moto2 bersama tim yang sama. Ia harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Pedro Acosta, Fermin Aldeguer, Ai Ogura, dan Somkiat Chantra. Hingga musim 2024, ia masih kesulitan untuk bersaing di papan atas.
BACA JUGA:Gresini Racing Khianati Rumor Honda dan Aprilia: Tetap Setia Bareng Ducati untuk MotoGP 2027!
BACA JUGA:Ducati Kini Terang-terangan Tiru Teknologi Aprilia di MotoGP, Keadaan Berbalik!
Namun, situasi mulai berubah setelah Yamaha merekrut Pramac sebagai tim satelit MotoGP pada tahun 2025. Proyek Yamaha di Moto2 yang sebelumnya dikelola VR46 Master Camp Team kemudian diambil alih oleh Pramac Racing, dengan Guevara sebagai salah satu pembalapnya.
Kejutan pun datang di musim keduanya bersama Yamaha BLU CRU Pramac. Hingga tiga seri awal musim 2026, Guevara berada di peringkat kedua klasemen dengan 36 poin, hanya terpaut 3,5 poin dari Manuel Gonzalez, serta unggul 3 poin atas Daniel Holgado yang akan bergabung dengan Gresini pada 2027.
Dengan catatan tersebut, Pramac dinilai menjadi tempat yang ideal bagi Guevara untuk memulai karirnya di MotoGP.
Meski demikian, ia masih harus menunggu kepastian apakah akan membela tim pabrikan atau satelit. Posisi Guevara kemungkinan akan bergantung pada keputusan Toprak Razgatlioglu yang disebut-sebut akan naik ke tim pabrikan Yamaha untuk menemani Jorge Martin.
Di sisi lain, keberadaan Jack Miller di Pramac dianggap ideal untuk membimbing Guevara. Kehadiran pembalap berpengalaman seperti Miller bisa menjadi faktor penting dalam proses adaptasi sang rookie di MotoGP.
Kini, ambisi Gino Borsoi untuk membawa Izan Guevara ke MotoGP tinggal menunggu detail akhir kontrak. Ini bukan lagi sekedar perjudian, melainkan bagian dari strategi besar menghadapi era baru MotoGP, di mana seluruh tim akan menggunakan spesifikasi motor yang lebih seragam dan belum ada data pasti mengenai siapa yang paling unggul di lintasan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: