Workshop Anggrek Kertas di Surabaya, Dari Simbol Keindahan ke Karya Handmade
Dari Simbol Keindahan ke Karya Handmade, Workshop Anggrek Kertas di Surabaya Curi Perhatian-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Bunga anggrek dikenal sebagai simbol keindahan, keanggunan, dan ketahanan. Menjadikannya salah satu tanaman hias paling diminati di berbagai belahan dunia.
Wujudnya cantik dengan beragam warna. Di baliknya, anggrek memiliki makna filosofis. Tentang kekuatan. Tentang kemampuan beradaptasi.
Dalam konteks seni dan kerajinan, anggrek kerap dijadikan inspirasi. Karena karakternya yang elegan. Pun, fleksibel untuk dieksplorasi dalam berbagai medium. Termasuk karya handmade seperti paper flower.
Hal itu dituangkan dalam workshop kreatif yang digelar Bojastana. Bertajuk Paper Flower Orchid Making. Berlangsung di Pakuwon Mall Surabaya, 2 April 2026.
BACA JUGA:Workshop Pipe Flowers jadi Ajang Ekspresi Seni Pengunjung Swarabaya Fest di Balai Pemuda
BACA JUGA:Workshop K-Pop Dance SM Universe di Surabaya Semai Mimpi Jadi Idol Seperti Carmen Hearts2Hearts
Kegiatan itu menghadirkan pengalaman baru bagi peserta. Mereka mengkreasikan bunga anggrek dari bahan sederhana.
Seperti kertas, kawat, dan pewarna. Namun, tetap menghasilkan karya yang estetik. Menyerupai bunga asli.

Dinka (perempuan berkerudung pink) ketika mengajarkan ke peserta workshop dalam pembuatan prakarya flower paper orchid-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
“Bunga itu enggak cuma fresh atau artificial saja. Tapi kita bisa bikin dari kertas. Hasilnya bisa sama cantiknya dengan bunga sungguhan,” ujar Radinka Frisia Mulia, pemateri workshop dan founder Bojastama kepada Harian Disway.
Workshop tersebut tidak hanya berfokus pada hasil akhir. Tetapi juga pada proses yang menyenangkan dan penuh eksplorasi.
BACA JUGA:Workshop Racik Lip Tint dan Buat Keychain Ajak Anak Muda Ngabuburit Kreatif
BACA JUGA:Workshop Layers of Love, Perkuat Bonding Ibu dan Anak lewat Baking dan Hypnoparenting
Para peserta diajak untuk berani mencoba tanpa takut salah. Karena menurut pemateri, tantangan terbesar justru datang dari rasa ragu saat memulai. “Harus having fun. Tak usah khawatir. Kami juga selalu bantu selama prosesnya,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: