Cara Menghitung Dana Darurat Ideal saat Inflasi Tinggi 2026 dan Tips Penyimpanan Aman

Cara Menghitung Dana Darurat Ideal saat Inflasi Tinggi 2026 dan Tips Penyimpanan Aman

Menyiapkan dana darurat: perlindungan finansial yang memberikan ketenangan pikiran di saat-saat tak terduga. -alies-Pinterest

HARIAN DISWAY - Tekanan inflasi memengaruhi biaya hidup pada 2026. Maka, sangat penting untuk memiliki dana darurat.

Apalagi di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Itu membuat perencanaan keuangan harus lebih matang. Sehingga tetap aman saat menghadapi kondisi tak terduga.

Para perencana keuangan menyebut dana darurat sebagai “tameng pertama”. Berfungsi menjaga stabilitas finansial.

Tanpa dana darurat, risiko berutang atau gangguan dalam tabungan jangka panjang menjadi lebih besar. Jadi memahami cara menghitung dana darurat yang ideal menjadi langkah krusial. Apalagi di era inflasi tinggi.

BACA JUGA:Mengatur Dana Darurat Dulu untuk Pekerja Lepas

BACA JUGA:Tren Gaya Hidup Frugal Living 2026, Tetap Bisa Nabung Saat Inflasi Naik

Cara Menghitung Dana Darurat yang Ideal


Cara menghitung dana darurat yaitu dengan mengetahui total pengeluaran bulanan secara rinci.-Time-

Langkah pertama dalam menghitung dana darurat adalah mengetahui total pengeluaran bulanan secara rinci.

Pengeluaran itu mencakup kebutuhan pokok. Seperti makan, transportasi, cicilan, listrik, hingga biaya kesehatan.

Data pengeluaran tersebut menjadi dasar utama dalam menentukan jumlah dana darurat. Para ahli menekankan bahwa perhitungan harus berbasis pengeluaran. Bukan pendapatan.

Hal itu karena dana darurat berfungsi untuk menutup kebutuhan hidup saat pemasukan terganggu. Dengan mengetahui angka pasti, seseorang bisa menentukan target dana darurat secara realistis.

BACA JUGA:Waspadai Inflasi Tinggi AS

BACA JUGA:Investasi Emas vs Kripto April 2026, Pilihan Terbaik Bergantung Risiko Masing-Masing

Setelah mengetahui pengeluaran bulanan, langkah berikutnya adalah menentukan kelipatan bulan sebagai target dana darurat. Untuk individu lajang, umumnya disarankan memiliki dana sebesar 3 hingga 6 bulan pengeluaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: