Cara Melindungi Data Pribadi dan Wajah dari Penyalahgunaan AI Deepfake
Di era digital, wajah adalah data berharga.--Pinterest

Penggunaan Deepfake mengundang perbuatan asusila dan ancaman penjara.--USA Today
5. Waspadai Aplikasi Tidak Resmi
Banyak aplikasi edit wajah atau “AI viral” yang meminta akses foto tanpa kejelasan penggunaan data. Pastikan hanya menggunakan aplikasi terpercaya dan baca kebijakan privasinya.
6. Gunakan Verifikasi Dua Langkah
Aktifkan two-factor authentication untuk akun penting. Itu membantu melindungi akun dari pembajakan yang bisa berujung pada penyalahgunaan data.
7. Edukasi Diri tentang Deepfake
Semakin paham cara kerja deepfake, semakin mudah mengenali dan menghindarinya. Jika menemukan konten mencurigakan, segera laporkan.
Di era digital, wajah bukan sekadar identitas. Tapi juga data berharga. Ketika teknologi seperti deepfake berkembang pesat, kewaspadaan menjadi kunci utama.
BACA JUGA:Penipuan Terorganisir Menggunakan Deepfake AI Meningkatkan Selama Tahun 2025
BACA JUGA:Mengenal Deepfake sebagai Ancaman Digital dan Cara Mengidentifikasinya
Jangan tunggu jadi korban. Mulai lindungi data dan identitas digital Anda sekarang! (*)
*) Mahasiswa magang dari Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: