Liverpool Dikalahkan PSG 2-0, Van Dijk Akui Kalah Kelas

Liverpool Dikalahkan PSG 2-0, Van Dijk Akui Kalah Kelas

Tumbang 0-2 dari PSG tanpa satu pun tembakan tepat sasaran, Liverpool kini berharap pada keajaiban atmosfer Anfield untuk membalikkan keadaan di leg kedua.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Liverpool harus menerima kekalahan 0–2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Kamis 9 April 2026. Hasil ini membuat peluang mereka untuk lolos ke semifinal menjadi cukup berat.

Sejak awal pertandingan, PSG tampil jauh lebih dominan. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-11 lewat Desire Doue, meski gol tersebut terjadi setelah bola mengalami sedikit defleksi. 

Setelah itu, PSG terus menekan dan menciptakan banyak peluang melalui Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele, meski beberapa di antaranya gagal dimaksimalkan.

Gol kedua akhirnya datang di babak kedua. Kvaratskhelia berhasil mencetak gol setelah menerima umpan terobosan brilian dari Joao Neves, lalu melewati kiper Giorgi Mamardashvili sebelum mencetak gol dengan tenang. 

PSG bahkan sempat merasa dirugikan karena tidak mendapat penalti dalam insiden pelanggaran Ibrahima Konate terhadap Doue. Secara statistik, dominasi PSG sangat terlihat. Mereka mencatatkan 18 tembakan dengan expected goals (xG) sebesar 2,2. 

BACA JUGA:Dibuang PSG, Hugo Ekitike Kini Jadi Ancaman Bersama Liverpool

BACA JUGA:Perempat Final UCL, PSG Tolak Label Favorit Lawan Liverpool


Aksi penyerang Liverpool, Hugo Ekitike (kanan), ketika berduel udara dengan bek PSG, Willian Pacho (kiri). Kamis, 9 April 2026.--Uefa.com

Sebaliknya, Liverpool hanya mampu membuat tiga tembakan dengan xG sangat kecil, yaitu 0,18, dan bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Bek sekaligus kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui bahwa timnya memang kalah kelas dalam pertandingan ini. Ia menyebut laga tersebut sangat sulit sejak awal.

“Pertandingan yang sangat sulit, memang sudah kami perkirakan. Kami banyak bertahan di area kotak penalti, tapi gol pertama datang dari situasi yang tidak beruntung,” ujar Van Dijk.

Ia juga menambahkan bahwa Liverpool sebenarnya memiliki beberapa peluang dari serangan balik, tetapi tidak mampu dimaksimalkan dengan baik. 

Kekalahan tersebut menjadi yang keempat secara beruntun bagi Liverpool di laga tandang, sebuah catatan buruk yang terakhir kali terjadi pada 2012.

BACA JUGA:Liverpool vs PSG: Wirtz Sebut Skuad Masih Percaya Arne Slot

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber