Fakta atau Mitos? Laki-laki Butuh Waktu Lebih Lama untuk BAB
Kegiatan berlama-lama di toilet saat BAB, kebiasaan ini ternyata lebih dipengaruhi faktor perilaku dibanding kondisi biologis--Freepik
HARIAN DISWAY – Kebiasaan laki-laki yang sering berlama-lama di toilet saat buang air besar (BAB) kerap menjadi bahan candaan sehari-hari. Namun, apakah kecenderungan tersebut ada penjelasan ilmiahnya?
Saking umumnya kebiasaan tersebut, banyak orang percaya bahwa laki-laki secara alami memang membutuhkan waktu lebih lama untuk BAB dibanding perempuan.
Namun, apakah anggapan tersebut benar? Jika ditelusuri lebih dalam, jawabannya ternyata tidak sesederhana itu.
Fakta atau Mitos?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa laki-laki memang cenderung menghabiskan waktu lebih lama di toilet dibanding perempuan.
BACA JUGA:Fenomena Burnout pada Remaja: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya di Era Digital
BACA JUGA:Alasan Selalu Kebelet BAB Setelah Minum Kopi
Sebuah survei di Inggris mengungkap, pria rata-rata menghabiskan waktu hingga 1 jam 35 menit per minggu untuk BAB, sementara perempuan hanya sekitar 55 menit per minggu.
Menariknya, kondisi tersebut justru bertolak belakang dengan fakta medis. Dalam berbagai studi, perempuan lebih sering mengalami gangguan pencernaan seperti konstipasi atau sembelit.
Artinya, secara teori perempuan seharusnya membutuhkan waktu lebih lama saat BAB dibanding laki-laki.
Mengapa Laki-Laki Lama di Toilet?

ASYIK DENGAN PONSEL saat berada di toilet menjadi alasan utama durasi BAB lebih lama. --Freepik
Apa yang menyebabkan laki-laki lebih lama di toilet? Jawabannya ternyata lebih banyak dipengaruhi oleh kebiasaan dibanding faktor biologis.
BACA JUGA:4 Penyebab Tetap Mengantuk meskipun Minum Kopi
BACA JUGA:Fenomena Overthinking Generasi Muda: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Banyak pria memanfaatkan waktu di kamar mandi untuk melakukan aktivitas lain. Misalnya, bermain ponsel, membaca, atau sekadar bersantai.
Bahkan, penelitian menunjukkan sekitar 86 persen pria membaca saat BAB. Sedangkan, perempuan hanya sekitar 27 persen.
Kebiasaan tersebut membuat waktu yang dihabiskan di toilet menjadi lebih panjang, meskipun proses BAB sebenarnya tidak memerlukan waktu selama itu.
Selain itu, faktor psikologis juga turut berperan. Bagi sebagian pria, toilet menjadi tempat "pelarian" atau ruang pribadi untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari.
BACA JUGA:Dokter, Kenapa Saya Sulit Buang Air Besar?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber