Fenomena Burnout pada Remaja: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya di Era Digital
Jangan anggap remeh burnout, bisa menyebabkan depresi hingga bunuh diri.-iStock-
HARIAN DISWAY - Fenomena burnout di kalangan remaja semakin sering terjadi. Kini, menjadi perhatian serius.
Di tengah tuntutan akademik, tekanan sosial, serta perkembangan teknologi yang pesat, banyak remaja merasa kelelahan secara mental. Bahkan sebelum memasuki dunia kerja.
Anda sudah tahu, burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stres berkepanjangan.
Pada remaja, kondisi itu sering ditandai dengan hilangnya motivasi, rasa jenuh terhadap aktivitas sehari-hari, hingga kesulitan berkonsentrasi.
BACA JUGA:Apakah Kamu Mengalami Digital Burnout? Ini 5 Tanda yang Harus Diwaspadai
BACA JUGA:Kenali Perbedaan Burnout dan Boreout Agar Kualitas Kerja Tetap Optimal
Berbeda dengan kelelahan biasa, burnout cenderung berlangsung lama. Hal itu dapat memengaruhi kondisi psikologis secara menyeluruh.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan mental. Tetapi juga memengaruhi kehidupan sehari-hari. Mulai dari menurunnya semangat belajar hingga terganggunya hubungan sosial.
Jika tidak ditangani dengan baik, burnout dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Seperti kecemasan dan depresi.
Penyebab Remaja Cepat Burnout

Perbandingan yang berlebihan dapat berkontribusi pada kecemasan, depresi, dan rasa tidak puas terhadap diri sendiri. --Pinterest
Salah satu penyebab utama burnout adalah tekanan akademik yang tinggi. Tugas sekolah yang menumpuk. Target nilai yang harus dicapai. Serta persaingan dengan teman sebaya. Itu membuat banyak remaja merasa terbebani setiap hari.
BACA JUGA:Toxic Productivity, Ketika Obsesi Menjadi Produktif Berujung Burnout
BACA JUGA:8 Cara Work Life Balance di Era Hybrid, Tetap Produktif Tanpa Burnout
Media sosial juga menjadi faktor besar yang memicu burnout. Remaja sering membandingkan diri dengan orang lain yang terlihat lebih sukses atau bahagia. Sehingga muncul rasa tidak percaya diri dan tekanan untuk selalu tampil “sempurna.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: