Marc Marquez Rela Tak Digaji demi Ducati, Pilih Mesin Ketimbang Harta
Marc Marquez ungkap prinsipnya yang memilih motor terbaik daripada uang -Ducati Corse-instagram
HARIAN DISWAY- Marc Marquez kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan prinsip penting perjalanan karirnya di MotoGP. Pembalap Ducati Lenovo Team itu menegaskan bahwa sejak awal ia diajarkan untuk lebih mengutamakan motor terbaik dibandingkan uang dalam menentukan langkah karirnya.
Prinsip tersebut menjadi fondasi yang kuat dalam setiap keputusan besar yang ia ambil, termasuk saat memutuskan meninggalkan zona nyaman di masa lalu. Dalam dunia balap yang penuh tekanan dan persaingan ketat, keputusan seperti ini tidak hanya membutuhkan keberanian, tetapi juga keyakinan terhadap nilai-nilai yang telah ditanamkan sejak dini.
Keputusan paling mencolok terjadi ketika Marquez memilih keluar lebih awal dari kontraknya bersama Respol Honda Team. Ia kemudian bergabaung dengan Gresini Racing pada 2024, meskipun harus menerima konsekuensi finansial besa.
Langkah tersebut membuatnya beralih dari pembalap dengan bayaran tertinggi menjadi pembalap tanpa gaji. Namun, keputusan ini terbukti menjadi titik balik penting yang menghidupkan kembali performanya di lintasan.
Bersama Ducati, Marquez berhasil menemukan kembali keprecayaan dirinya dan kembali bersaing di level tertinggi. Momentum ini akhirnya membawanya meraih gelar juara dunia kesembilan yang telah lama dinantikan.

Marc Marquez mengungkap prinsip karirnya yang memilih motor terbaik daripada uang-Ducati Corse-instagram
BACA JUGA:Jorge Martin Prediksi Ducati Bangkit di Jerez, Sebut MotoGP akan Kembali Normal
BACA JUGA:Michelin Bantah Dominasi Aprilia di MotoGP 2026 karena Faktor Ban, Ini Penyebab Aslinya!
Kesuksesan tersebut memperkuat keyakinannya bahwa memilih motor terbaik adalah keputusan yang tepat. Baginya, performa di lintasan selalu menjadi prioritas utama dibandingkan keuntungan finansial jangka pendek.
"Ketika Anda tiba di kejuaran dunia, apa yang Anda cari, uang atau motor terbaik? Begitulah cara saya diajari. Saya sangat beruntung mereka melatih saya secara mental dan sekarang saya mengerti," ujar Marc.
Selain perjalanan karir, Marquez juga dikenal memiliki pendekatan yang disiplin dalam mengelola keuangan. Sejak awal ia sudah mendapatkan bimbingan profesional untuk memastikan bahwa setiap pendapatan yang diperoleh dapat dikelola secara bijak dan berkelanjutan.
Sebagian besar penghasilannya dialokasikan untuk kebutuhan profesional, kewajiban pajak, serta investasi jangka panjang. Dengan demikian, ia mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan karir dan keamanan finansial di masa depan.
"Di situlah saya bertemu pengacara saya saat ini. Ada seorang akuntan yang menangani keuangan saya dan pengacara, dia mengatakan kepada saya bahwa bonus itu tampak banyak, tetapi sebenarnya tidak banyak, simpan saja di bank," ungkap Marc.
Investasi terbesar Marquez saat ini adalah properti di Madrid yang menjadi tempat tinggalnnya. Ia melihat pembelian tersebut sebagai langkah strategis jangka panjang, bukan sekedar simbol kemewahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: