Tren Bed Rotting, Cara Healing Gen Z dari Burnout

Tren Bed Rotting, Cara Healing Gen Z dari Burnout

Di balik kasur, ada upaya memulihkan diri.--Pinterest

Meski begitu, dalam batas tertentu, bed rotting masih dapat dikategorikan sebagai bagian dari self-care. Istirahat yang cukup dinilai penting untuk memulihkan energi. Terutama setelah periode stres berkepanjangan.

Kunci utamanya adalah durasi dan kontrol diri. Istirahat memang perlu. Tetapi tetap harus diimbangi dengan aktivitas lain. Seperti olahraga ringan, interaksi sosial, dan manajemen waktu yang baik.

Fenomena itu sekaligus menunjukkan adanya pergeseran cara pandang terhadap kesehatan mental. Istirahat kini tak lagi dikaitkan dengan kemalasan.

Sebab, semakin banyak generasi muda yang menyadari pentingnya jeda. Terutama dalam kehidupan yang serba cepat.

BACA JUGA:Gampang! Begini Cara Bikin Foto Estetis Pakai AI agar Tak Ketinggalan Tren

BACA JUGA:Relation-Sipping, Tren Kencan Santai Gen Z yang Makin Ngetren Jelang Valentine

Bed rotting pada akhirnya menjadi gambaran nyata. Tentang bagaimana generasi muda beradaptasi dengan tekanan zaman. Yakni dengan cara paling sederhana: berhenti sejenak. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: