Cara Bijak Mengelola Gaji ke-13 agar Tidak Cepat Habis: Tips Prioritas, Tabungan, dan Investasi
Cara mengelola keuangan gaji ke-13 agar tidak cepat habis, mulai dari kebutuhan dan tabungan.- Photo By: Kaboompics.com - Pexels
HARIAN DISWAY - Gaji ke-13 menjadi salah satu tambahan pendapatan yang paling dinantikan oleh para pekerja. Khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pada 2026, pencairan gaji ke-13 kembali dilakukan oleh pemerintah. Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat.
Namun, tanpa perencanaan yang matang, dana tambahan itu sering kali habis dalam waktu singkat.
Karena digunakan untuk konsumsi sesaat. Padahal, gaji ke-13 seharusnya dimanfaatkan untuk kebutuhan penting dan jangka panjang.
BACA JUGA:Frugal living, Bijak Mengelola Keuangan Untuk Hidup Lebih Bermakna
BACA JUGA:Tip Mengatur Gaji 5 Juta untuk Investasi dan Belanja Kebutuhan Ramadan 2026
Langkah pertama dalam mengelola gaji ke-13 adalah menetapkan skala prioritas. Yakni kebutuhan utama yang paling penting.
Seperti biaya pendidikan, kebutuhan rumah tangga, atau kesehatan. Itu sebaiknya menjadi fokus utama sebelum memikirkan pengeluaran lain.
Membuat pembagian anggaran juga sangat disarankan. Salah satu metode yang umum digunakan adalah membagi dana ke beberapa pos.
Seperti kebutuhan pokok, tabungan, dan keperluan pribadi. Sehingga pengeluaran dapat tetap terkontrol.
BACA JUGA:Strategi Mengatur Gaji untuk Dana Darurat di Tengah Ketidakpastian Global
Penting untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Dengan pencatatan yang rapi, seseorang dapat mengetahui ke mana uang digunakan. Pun, menghindari pemborosan yang tidak disadari.
Gunakan untuk Keuangan Jangka Panjang

Jangan tunggu sampai kehabisan uang atau terlilit hutang. Mulailah mengelola keuanganmu dengan baik dan bijak mulai dari sekarang.--pinterest
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: