Sunderland vs Tottenham 1-0, Debut De Zerbi Tak Mampu Selamatkan Spurs
Para pemain Tottenham, Connor Gallagher (kiri), Micky Van de Ven (tengah), dan Dominik Solanke (kanan) usai kalah 0-1 lawan Sunderland dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-32, Minggu 12 April 2026--IMAGO
BACA JUGA:Tottenham vs Atletico 3-2 (Agg 5-7), Spurs Menang Tapi Gagal Comeback
BACA JUGA:Liverpool vs Tottenham 1-1, The Reds Terpental dari 4 Besar Gegara Richarlison
Situasi semakin buruk bagi Spurs ketika terjadi benturan antara Cristian Romero dan kiper mereka, Kinský, pada menit ke-64. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis, bahkan Romero akhirnya harus ditarik keluar dalam kondisi emosional.
Di sisa pertandingan, Sunderland justru terlihat lebih berbahaya. Mereka terus menekan dan hampir menambah gol lewat peluang yang didapatkan oleh pemain pengganti. Sementara itu, Tottenham benar-benar kesulitan menciptakan peluang bersih.
Statistik menunjukkan mereka hanya menghasilkan expected goals (xG) sebesar 0,09 di babak kedua—angka yang sangat rendah.
Memasuki 10 menit akhir, Tottenham mulai meningkatkan intensitas serangan, tetapi pertahanan Sunderland tetap solid. Kiper Robin Roefs tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting.

Selebrasi Nordi Mukiele usai buka keunggulan bagi Sunderland atas Tottenham dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-32, Minggu 12 April 2026-Scott Heppell-Reuters
Peluang terbaik Spurs di babak kedua datang pada menit ke-90+7, ketika Pedro Porro melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, Roefs dengan sigap menepis bola ke atas mistar gawang.
Pertandingan juga diwarnai tambahan waktu yang cukup panjang, yakni 11 menit, akibat beberapa insiden cedera. Meski memiliki waktu yang cukup, Spurs tetap gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.
Sunderland bertahan dengan sangat disiplin hingga peluit panjang dibunyikan. Skor akhir 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Secara keseluruhan, Sunderland tampil lebih solid dan pantas meraih tiga poin. Brian Brobbey menjadi salah satu pemain kunci berkat kemampuan menahan bola dan kontribusinya dalam serangan.
Di sisi lain, Tottenham tampil mengecewakan, terutama di babak kedua, di mana mereka nyaris tidak memberikan ancaman berarti.
Kemenangan ini menjadi dorongan besar bagi Sunderland, sementara Tottenham harus kembali menghadapi kenyataan pahit berada di zona degradasi. (*)
BACA JUGA:Tottenham Makin Anjlok, Igor Tudor: Stop Playing Victim!
BACA JUGA:Barcelona Kepincut Bek Muda Tottenham Luka Vuskovic, Siap Tebus 40 Juta Euro?
Susunan Pemain Sunderland vs Tottenham
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber