DPRD Gresik Gandeng Dinkes Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan Bawean: Alokasikan Anggaran Khusus
RUMAH SAKIT Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud di Pulau Bawean yang masih tergolong RS tipe D. DPRD Gresik menggandeng Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.-Dok. Dinas Kesehatan Gresik-
DPRD Gresik bersama Dinas Kesehatan memperkuat langkah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di Pulau Bawean. Upaya ini difokuskan pada penguatan fasilitas, pembiayaan, dan dukungan sistem layanan.
KETUA DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menyatakan, koordinasi dengan Dinas Kesehatan dilakukan secara intens. Perencanaan program disusun bersama untuk menjawab kebutuhan layanan di lapangan.
“Kita intens membahas program kerja dan persiapan tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Salah satu langkah konkret adalah penguatan fasilitas kesehatan. DPRD telah mengalokasikan anggaran khusus untuk peningkatan layanan di Bawean.
BACA JUGA:Layanan Kesehatan Bawean Belum Merata, DPRD Dorong Perbaikan: Fokus Awal Tingkatkan Kapasitas RS
Nilai anggaran yang disiapkan sekitar Rp7 miliar. Dana tersebut difokuskan pada perbaikan fasilitas dan pemenuhan kebutuhan alat kesehatan.
Langkah itu menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kapasitas layanan. DPRD berharap semakin banyak kasus bisa ditangani di Bawean.
Selain fasilitas, aspek akses juga diperkuat. Dinas Kesehatan mulai menanggung biaya transportasi pasien rujukan.
“Saat ini transportasi sudah dianggarkan, sehingga tidak dibebankan kepada pasien,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Grafis by Arya--
Kebijakan itu menjadi perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Beban biaya transportasi tidak lagi ditanggung pasien.
Namun, dukungan tersebut masih terbatas. Pembiayaan hanya mencakup pasien. Kebutuhan keluarga pendamping belum sepenuhnya terfasilitasi.
DPRD melihat itu sebagai bagian yang perlu diperbaiki. Salah satu opsi yang didorong adalah kolaborasi lintas sektor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: