DPRD Gresik Gandeng Dinkes Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan Bawean: Alokasikan Anggaran Khusus
RUMAH SAKIT Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud di Pulau Bawean yang masih tergolong RS tipe D. DPRD Gresik menggandeng Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.-Dok. Dinas Kesehatan Gresik-
“Aset yang tidak digunakan bisa kita kerjasamakan untuk kepentingan masyarakat,” kata Syahrul.
Pemanfaatan aset tersebut diharapkan bisa membantu kebutuhan tempat tinggal sementara bagi pasien dan keluarga di daratan.
Selain itu, sinergi juga dilakukan dengan BPJS dan Dinas Sosial. Tujuannya memastikan masyarakat mendapatkan jaminan layanan kesehatan.
Program Universal Health Coverage (UHC) menjadi fokus utama. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tidak terbebani biaya layanan.
Namun, tantangan masih ada pada aspek data. Validitas data penerima bantuan menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program.
DPRD menilai perlu adanya pemutakhiran data secara berkala. Pemerintah desa dilibatkan dalam proses tersebut.

PEMERIKSAAN KESEHATAN untuk warga di Puskesmas Tambak, Pulau Bawean. Layanan kesehatan tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga mencakup puskesmas yang terus ditingkatkan pelayanannya.-Dok. Dinas Kesehatan Gresik-
“Jangan sampai program sudah ada tapi masyarakat tidak tahu dan akhirnya tetap membayar,” ujarnya.
Dari sisi pengawasan, DPRD melakukan evaluasi rutin. Evaluasi dilakukan secara berkala dan melalui kunjungan lapangan.
Langkah tersebut bertujuan memastikan program berjalan sesuai rencana. Sekaligus mengidentifikasi kendala yang muncul di lapangan.
Ke depan, sinergi antara DPRD dan Dinas Kesehatan akan terus diperkuat. Fokusnya tetap pada peningkatan akses dan kualitas layanan.
Target akhirnya adalah memastikan masyarakat Bawean mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Tidak hanya tersedia, tetapi juga mudah diakses dan terjangkau. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: