Pucuk Merah vs Bambu Jepang, Adu Unggul untuk Pagar Alami Rumah
mana yang lebih baik antara pucuk merah dan bambu jepang-letchumi-gemini ai
HARIAN DISWAY - Memilih tanaman pagar yang ideal bukan sekadar soal estetika. Melainkan juga tentang efisiensi waktu pertumbuhan.
Bagi pemilik hunian yang menginginkan privasi instan atau pembatas lahan yang asri, perdebatan antara memilih pucuk merah (syzygium myrtifolium) atau bambu jepang (Pseudosasa japonica) sering kali muncul.
Keduanya merupakan primadona dalam lanskap tropis Indonesia. Namun, memiliki karakteristik pertumbuhan yang sangat berbeda.
Pucuk merah jadi favorit karena gradasi warna daun mudanya yang kemerahan. memberikan kesan hangat dan elegan pada fasad rumah.
BACA JUGA:4 Mitos Penempatan Tanaman yang Masih Dipercaya Banyak Orang
BACA JUGA:7 Manfaat Tanaman Putri Malu Bagi Kesehatan, Salah Satunya Cegah Peradangan
Dari sisi kecepatan tumbuh, pucuk merah tergolong tanaman yang cukup agresif jika mendapatkan sinar matahari penuh. Juga asupan air yang konsisten.

Butuh pemotongan konsisten untuk tanaman pucuk merah.-starpet.it-Google
Namun, sifat pertumbuhannya lebih mengarah pada penebalan tajuk ke samping dan ke atas secara merata.
Sehingga memerlukan pemangkasan rutin agar bentuknya tetap rapi sebagai pagar hidup. Jika tolak ukurnya adalah kecepatan mencapai ketinggian tertentu, bambu jepang lebih unggul.
Sebab, bambu jepang memiliki karakteristik pertumbuhan vertikal yang sangat cepat. Berkat sistem rimpangnya.
BACA JUGA:Perbandingan Tanaman Tinggi Ficus Lyrata dan Dracaena, Dekorasi Sudut Ruangan agar Lebih Hidup
BACA JUGA:Studi Ungkap Tanaman Bukan Tameng Utama dari Ancaman Pemanasan Global
Dalam kondisi lingkungan yang optimal, bambu itu mampu menambah ketinggian secara signifikan hanya dalam hitungan bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: