Seni Decluttering Modern, Mengubah Sudut Hunian Minimalis Menjadi Fungsional
Inspirasi desain taman kecil rumah minimalis yang membuat hunian terasa lebih segar, modern, dan nyaman. --Pinterest
HARIAN DISWAY - Hunian dengan ukuran terbatas. Kerap menyulitkan soal penataan. Apalagi jika terdapat tumpukan barang harian. Jadi, rumah tipe kecil memang menantang.
Tapi itulah konsekuensi dari rumah minimalis. Ikut tren boleh. Tapi harus memahami metode penataannya. Salah satu solusinya adalah seni menyortir barang atau decluttering.
Menciptakan rumah yang estetis tidak selalu harus membeli perabotan mewah berukuran besar. Melainkan bagaimana penghuni membatasi jumlah barang yang masuk ke dalam rumah.
Sehingga rumah minimalis tetap estetis sekaligus fungsional. Tanpa mengorbankan nilai keindahan. Berikut tahapan-tahapan metode decluttering.
BACA JUGA:Decluttering: Rumah Rapi, Pikiran Pun Lega
BACA JUGA:Earth Lines Bangun Rumah Minimalis di Bali dengan Kayu Daur Ulang dan Atap Raksasa
Decluttering juga membantu meningkatkan fokus, ketika rumah lebih rapi, seseorang bisa lebih mudah berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas dengan cepat. -Getty Images-unsplash.com
Langkah pertama pisahkan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi. Yang usang bisa dibuang. Jika barang masih bisa digunakan, lebih baik diberikan kepada orang lain. Atau disimpan di lokasi yang tidak terlihat. Sehingga ruangan bebas dari kekacauan visual.
Setelah bagian rumah terasa lebih teratur, Anda bisa melanjutkan penataan dengan memilih perabotan multifungsi. Seperti ranjang yang memiliki laci penyimpanan besar di bawahnya.
Cara terakhir adalah dengan memanfaatkan dinding secara vertikal. Yaitu meningkatkan penggunaan ruang kosong yang ada.
Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk rak gantung. Berfungsi sebagai tempat meletakkan dekorasi yang menarik.
BACA JUGA:Tutto Bene Renovasi Toko Fornasetti di Milan dengan Nuansa Futuristis dan Historis
BACA JUGA:10 Barang Rumah Tangga yang Harus Diganti, Dukung Gaya Hidup Zero Waste dan Kelestarian Lingkungan

Ilustrasi seorang perempuan yang sedang melakukan decluttering pakaian.--freepik.com
Dari sisi efisiensi ruang, metode penataan itu bisa mengubah rumah minimalis terasa lapang. Sekaligus estetik.
Namun, kunci keberhasilan metode itu adalah konsistensi. Jangan menimbun barang-barang yang tidak diperlukan.
Jika tolok ukurnya adalah kemegahan interior dengan pajangan koleksi yang melimpah, jangan memilih rumah minimalis. Pilih saja rumah klasik yang berukuran besar.
Sebab, hunian dengan lahan yang luas sangat fleksibel dalam menampung berbagai macam ornamen dekoratif. Atau pernak-pernik lainnya. Tanpa takut ruangan menjadi terlihat penuh.
BACA JUGA:Desain Toilet Publik Isabel Strauss, Arsitektur Sentuhan Minimalis Modern
BACA JUGA:Arsitektur Modern-Tradisional Hotel Capella Kyoto, Usung Desain Machiya ala Jepang
Namun, jika memilih untuk mengoptimalkan lahan terbatas, maka gunakan metode decluttering. Metode itu terbukti mampu membawa dampak positif. Terutama bagi kesehatan mental keluarga dalam jangka panjang.

Tanaman Philodendron sering ditempatkan di dalam rumah karena dipercaya membantu menyegarkan udara sekaligus mempercantik interior dapur.--Freepik
Rumah tidak lagi terasa menyesakkan. Proses membersihkan ruangan menjadi jauh lebih cepat. Suasana rumah akan selalu terasa hangat serta nyaman untuk bersantai.
Sebab, kebahagiaan sebuah keluarga di dalam rumah sejatinya tidak ditentukan oleh seberapa luas tanah yang dimiliki. Atau besar-kecilnya hunian.
Melainkan dari keputusan-keputusan bijak. Tentang bagaimana kita merawat ruang hidup harian agar tetap bersih dan teratur.
BACA JUGA:Kabine The Root di Yunani Usung Konsep Minimalis dan Relokatif
BACA JUGA:Inspirasi Denah Rumah Tipe 36 di Atas Lahan 60 Meter dengan Konsep Terbuka
Langkah kecil untuk menerapkan decluttering itu akan membuktikan satu hal. Bahwa kenyamanan sejati bisa dihadirkan di mana saja. Termasuk di dalam rumah yang paling sederhana. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, Untag Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: