8 Kalimat Sering Dianggap Bercanda, Ternyata Bisa Masuk Pelecehan Seksual!

8 Kalimat Sering Dianggap Bercanda, Ternyata Bisa Masuk Pelecehan Seksual!

Ilustrasi Pelecehan Seksual-Tangkapan layar-


Polres Metro Bekasi Kota tengah melakukan penyelidikan atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang balita perempuan berinisial A (1) oleh tetangga sendiri-Freepik-

5. “Bercanda” minta hal yang tidak pantas

Contohnya seperti meminta foto pribadi atau mengatakan hal-hal sugestif dengan dalih bercanda. Itu salah satu yang paling sering terjadi. Terutama di media sosial.

6. Mengomentari pakaian dengan nada seksual

Kalimat seperti “pakai baju begitu, pantes digodain” adalah bentuk menyalahkan korban. Perkataan itu jelas tidak pantas.

7. Menggunakan double meaning (makna ganda) seksual

Candaan dengan makna tersembunyi yang mengarah ke hal seksual sering kali membuat lawan bicara merasa dilecehkan. Meski pelaku berdalih “cuma bercanda”.

BACA JUGA:UI Selidiki Kasus Pelecehan Seksual di FH, Pelaku Terancam DO

BACA JUGA:Mahasiswa FH UI Minta Maaf ke Korban Pelecehan Seksual di Grup Chat, Rektor UI: Kasus Dipantau

8. Menyentuh topik seksual secara tiba-tiba dalam obrolan

Membawa topik seksual tanpa konteks atau persetujuan dalam percakapan santai juga termasuk bentuk pelecehan verbal.

Perlu dipahami, kunci utama dalam interaksi sosial adalah persetujuan (consent). Juga rasa saling menghormati. Apa yang dianggap lucu oleh satu orang, belum tentu diterima oleh orang lain.

Mengubah budaya “bercanda kebablasan” menjadi komunikasi yang sehat bukan hanya tanggung jawab individu. Tetapi juga lingkungan sosial secara keseluruhan.

Dengan lebih peka terhadap batasan orang lain, kita bisa menciptakan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi semua. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: