Iran: Tak Ada Perundingan Selama Blokade AS Masih Berjalan
Ilustrasi. Iran menolak bertemu dengan AS dalam negosiasi jika blokade angkatan laut AS di Teluk Oman masih berjalan-AI Generated-
HARIAN DISWAY – Pemerintah Iran menegaskan belum mengambil keputusan untuk mengirimkan delegasi perundingan ke Islamabad, Pakistan, hari ini, Senin, 20 April 2026. Teheran menekankan bahwa tidak akan ada pembicaraan selama blokade laut yang diterapkan Amerika Serikat di sekitar Teluk Oman masih berlaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh kantor berita Tasnim, pertukaran pesan antara Iran dan Amerika Serikat sebenarnya masih terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir melalui perantara Pakistan. Komunikasi ini merupakan kelanjutan dari proses setelah berakhirnya putaran pertama negosiasi pada 11-12 April lalu.
Namun, pertukaran pesan tersebut dinilai sebagai kelanjutan dari proses yang sebelumnya gagal karena besarnya tuntutan dan ambisi pihak Amerika Serikat. Tim negosiator Iran telah menggarisbawahi bahwa selama deklarasi Presiden AS Donald Trump mengenai blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran tetap diberlakukan, maka perundingan tidak akan dilakukan.
BACA JUGA:Iran Bersumpah Balas Penembakan AS Terhadap Kapal Touska di Teluk Oman
BACA JUGA:Iran Enggan Datang, Perundingan Islamabad Terancam Batal
Sikap ini didukung oleh pernyataan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Dalam pidato di televisi pada Sabtu malam, Ghalibaf mengakui adanya kemajuan dalam komunikasi, namun ia menyebut masih banyak celah dan poin fundamental yang belum terselesaikan.

Tangkapan video dari Departemen Perang AS menunjukkan kapal Destroyer AS membayangi kapal kargo Touska Iran sambil memberi peringatan untuk tidak menerobos blokade-DOW Rapid Response-
"Kita masih jauh dari diskusi akhir," ujar Ghalibaf.
Ketegangan di jalur pelayaran semakin nyata setelah penutupan kembali Selat Hormuz pada hari Sabtu. Teheran menyatakan tidak akan membuka rute perdagangan maritim tersebut hingga Amerika Serikat mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Kondisi ini diperburuk dengan insiden penyitaan kapal kargo berbendera Iran, Touska, oleh kapal perusak AS, USS Spruance, di Teluk Oman pada hari Minggu kemarin.
BACA JUGA:Perundingan Damai AS-Iran Digelar Hari Ini di Islamabad
BACA JUGA:Tambah Runyam! Iran Masih Enggan Negosiasi Tahap Kedua, Blokade AS Jadi Penghambat
Di sisi lain, Presiden Donald Trump melalui platform Truth Social tetap memerintahkan perwakilannya menuju Islamabad dan mengharapkan Iran menerima proposal yang disebutnya sebagai "kesepakatan yang masuk akal". Trump juga kembali mengeluarkan ancaman akan melumpuhkan infrastruktur vital Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika kesepakatan tidak tercapai.
Saat ini, pihak berwenang di Islamabad telah menerapkan pengamanan ketat di sekitar Hotel Marriott dan Serena sebagai antisipasi perundingan. Namun, dengan sikap tegas Teheran mengenai persyaratan pencabutan blokade, kelanjutan pertemuan tatap muka pada hari ini masih belum menemui titik terang.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: