Pemula Wajib Coba! Tips Ternak Ayam Kampung Skala Rumahan yang Mudah dan Menguntungkan

Pemula Wajib Coba! Tips Ternak Ayam Kampung Skala Rumahan yang Mudah dan Menguntungkan

Ternak ayam kampung skala rumahan bisa menjadi peluang usaha menjanjikan dengan modal kecil.--Freepik

HARIAN DISWAY - Ternak ayam kampung skala rumahan semakin diminati sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Selain bisa dimulai dengan modal kecil, bisnis ini juga memiliki pasar yang stabil. Sebab, permintaan daging dan telur ayam kampung selalu ada.

Karena alasan-alasan tersebut, tidak heran jika banyak pemula mulai melirik usaha ini sebagai sumber penghasilan tambahan dari rumah.

Salah satu keunggulan utama ternak ayam kampung adalah perawatannya yang relatif mudah. Ayam kampung dikenal lebih tahan terhadap penyakit ketimbang ayam broiler, sehingga risiko kerugian bisa ditekan. 

Selain itu, harga jual ayam kampung cenderung lebih tinggi karena dianggap lebih sehat. Perawatan dan pemeliharaan ayam kampung relatif alami, sehingga kandungan gizinya juga lebih tinggi.

BACA JUGA:Jarang Diketahui! Kaldu Ceker Ayam Ternyata Baik untuk Kesehatan Kulit

BACA JUGA:Lemper Ayam Masih Selalu Disukai, Begini Tips Membuatnya Agar Tidak Cepat Basi

Langkah-langkah Memulai Ternak Ayam Kampung Rumahan 

1. Membangun Kandang di Lokasi yang Tepat


KANDANG yang bersih dan memiliki sirkulasi udara baik menjadi kunci utama keberhasilan ternak ayam.--Freepik

Langkah awal yang harus dilakukan adalah menyiapkan kandang yang sesuai. Pemilihan lokasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan ternak. Pilih area yang tenang, jauh dari kebisingan dan polusi, serta mendapatkan sinar matahari pagi. 

Pastikan juga sirkulasi udara berjalan baik dan kondisi tidak lembap. Jika memungkinkan, letakkan kandang dengan jarak minimal 5 meter dari rumah tetangga agar tidak menimbulkan gangguan.

Selain lokasi, perhatikan juga luas kandang. Sebagai gambaran, 100 ekor ayam kampung membutuhkan area sekitar 20 meter persegi. Sementara untuk bibit (DOC), satu meter persegi dapat menampung sekitar 50 ekor. 

Kandang juga harus dilengkapi fasilitas penting. Seperti, ventilasi udara yang baik, perlindungan dari predator, dan pengatur suhu agar stabil pada temperatur sekitar 30°C.

BACA JUGA:6 Keunggulan Telur Bebek Dibanding Telur Ayam

BACA JUGA:Langkah-Langkah Budidaya Ikan Arwana untuk Pemula

Fasilitas penting lainnya adalah tempat pakan dan minum yang tidak berkarat, dan lantai yang diberi alas litter setebal kurang lebih 15 cm. Kandang sebaiknya juga mudah dibersihkan.

2. Memilih Bibit Ayam Kampung Berkualitas

Setelah kandang siap, langkah berikutnya adalah memilih bibit ayam yang unggul. Bibit yang baik akan tumbuh lebih cepat dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap penyakit. 

Ciri-ciri bibit ayam yang sehat antara lain memiliki mata jernih, tubuh proporsional, gerakan lincah, suara nyaring, bulu bersih, serta tidak memiliki cacat fisik seperti pincang atau sayap tidak simetris.

3. Memberikan Pakan yang Bernutrisi

Pakan memegang peranan penting dalam menentukan kualitas pertumbuhan ayam. Oleh karena itu, pastikan ayam mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama protein. Pakan seperti pur dan konsentrat bisa menjadi pilihan utama. 

BACA JUGA:4 Jenis Hewan Peliharaan dan Cara Merawatnya dengan Benar

BACA JUGA:8 Tip Aman dan Nyaman Travelling Bersama Hewan Peliharaan

Namun, untuk skala rumahan, Anda juga bisa memanfaatkan pakan alternatif seperti jagung, sorgum, tepung ikan, ampas tahu, hingga bungkil kedelai agar lebih hemat biaya.


AYAM KAMPUNG mencari makan secara mandiri. Menyetok persediaan pakan di kandang juga disarankan.-Quang Nguyen Vinh-Pexels

4. Mengatur Pola Pemberian Pakan

Selain jenis pakan, waktu pemberian juga perlu diperhatikan. Idealnya, ayam diberi makan tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore. Untuk mengantisipasi keterlambatan, Anda bisa menyediakan sayuran yang digantung di kandang sebagai cadangan pakan. 

Pastikan juga jumlah dan jenis pakan disesuaikan dengan usia ayam agar kebutuhan gizinya terpenuhi secara optimal.

5. Mencegah Penyakit dan Hama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: putraperkasa.co