Ngawur! Utusan Trump Lobi FIFA untuk Coret Iran dari Piala Dunia 2026, Diganti Italia
Timnas Iran berpose sambil memegang foto anak-anak perempuan Iran yang syahid dalam serangan AS-Israel. Mereka menegaskan akan tetap berpartisipasi di Piala Dunia 2026-Adem Altan/AFP-
HARIAN DISWAY - Upaya diplomatik Amerika Serikat untuk mengisolasi Iran merembet ke dunia olahraga. Utusan khusus Presiden Donald Trump, Paolo Zampolli, dilaporkan telah meminta badan sepak bola dunia, FIFA, untuk mencoret Iran dari daftar tim yang berlaga dalam Piala Dunia 2026.
Zampolli mengusulkan agar Timnas Iran diganti dengan Timnas Italia. Meskipun Italia tidak lolos kualifikasi Piala Dunia.
Menurut laporan Financial Times pada Rabu, 22 April 2026, Zampolli mengungkapkan bahwa melihat Italia berlaga di putaran final yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada adalah sebuah "impian".
Meskipun Italia gagal dalam babak playoff kualifikasi bulan lalu, Zampolli menilai sejarah besar Italia sebagai juara dunia empat kali cukup menjadi alasan untuk menyertakan mereka.
"Saya mengonfirmasi telah menyarankan kepada Trump dan (Presiden FIFA Gianni) Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia. Sebagai warga asli Italia, merupakan impian untuk melihat Azzurri di turnamen yang dipandu AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki silsilah untuk membenarkan partisipasi tersebut," ujar Zampolli.
BACA JUGA:Negosiasi Ditolak, FIFA Tegaskan Iran Tetap Ikut Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Italia Gagal ke Piala Dunia 3 Kali Beruntun, Ruud Gullit: Jangan Sok Mau Main Tiki-Taka!
Langkah ini juga dipandang sebagai upaya memperbaiki hubungan antara Presiden Trump dan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni. Hubungan keduanya sempat merenggang setelah Meloni mengkritik serangan Trump terhadap Paus Leo XIV terkait perang Iran.

Isu panas mencuat jelang Piala Dunia FIFA 2026 setelah seorang utusan dari Donald Trump mengusulkan perubahan kontroversial, meminta FIFA mengganti Iran dengan Italia sebagai peserta-Tangkapan Layar Instagram-
Namun, usulan tersebut memicu reaksi keras dari Teheran. Kedutaan Besar Iran di Roma menyatakan bahwa saran tersebut menunjukkan "kebangkrutan moral" Amerika Serikat. Melalui unggahan di platform X, pihak kedutaan menegaskan bahwa kebesaran sepak bola Italia tidak memerlukan bantuan politik.
"Italia telah meraih kehebatannya dalam sepak bola di lapangan, bukan berkat hak istimewa politik. Upaya mengecualikan Iran dari Piala Dunia hanya menunjukkan 'kebangkrutan moral' Amerika Serikat, yang bahkan takut akan kehadiran sebelas pemuda Iran di lapangan permainan," tulis mereka dalam pernyataan resmi.
BACA JUGA:Media AS: Perundingan Damai AS-Iran Berpotensi Digelar Lagi 2 Hingga 3 Hari Ke Depan
BACA JUGA:Gencatan Senjata Diperpanjang, Iran Tetap Akan Blokir Selat Hormuz
Partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026 memang terus menjadi sorotan sejak pecahnya perang dengan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sempat menegosiasikan pemindahan lokasi pertandingan mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: