Cheng Yu Pilihan Komisaris PT Mega Mitra Abadi Deky Widiatmoko: Da Quan Tong Bian

Cheng Yu Pilihan Komisaris PT Mega Mitra Abadi Deky Widiatmoko: Da Quan Tong Bian

DEKY WIDIATMOKO, komisaris PT Mega Mitra Abadi, berpedoman pada da quan tong bian. Pandai menyesuaikan diri dengan perubahan keadaan.--Dokumentasi Pribadi

HARIAN DISWAY - Dari membaca buku-buku tentang filosofi Tiongkok klasik, Deky Widiatmoko menemukan kalimat yang berasal dari kitab kuno I Ching. Bunyinya, "穷则变,变则通,通则久" (qióng zé biàn, biàn zé tōng, tōng zé jiǔ). 

Terjemahan harfiahnya kira-kira, "Saat buntu, maka berubahlah. Setelah berubah, jalan terbuka. Bila jalan sudah terbuka, akan bisa bertahan lama."

Maksudnya, ketika keadaan mentok, jangan tetap pakai cara lama apabila kita tidak mau ambyar. Yang harus kita lakukan adalah berubah. Sebab, dari perubahan akan muncul jalan baru, dan dari jalan baru akan lahir keberlanjutan.

Ya, "Jika kita berubah, kita akan menemukan jalan. Jika kita mampu beradaptasi, kita akan bertahan lama," terang Deky yang komisaris PT Mega Mitra Abadi, di sela-sela mengikuti Business Trip bersama Harian Disway ke Guangzhou dan Dongguan pada 22-27 April 2026.

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta Widya P. Pudjibudojo: Bo Cai Zhong Chang

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Civil Engineer VanDemark & Lynch Inc., Amerika, Joko Harjianto: Mei Yi Yan Nian
 
Bagi Deky, apa yang dituliskan kitab I Ching pada ribuan tahun silam itu sangat relevan dengan kondisi bisnis yang terus berubah dengan cepat seperti sekarang. Pasalnya, di era digital yang menuju Society 5.0, perubahan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan atau bahkan keharusan. 

"Menurut saya, banyak bisnis gagal bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak mau berubah. Wejangan dalam kitab I Ching tadi mengingatkan kita bahwa kemampuan untuk beradaptasi adalah kunci utama untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang," lanjut Deky. 

Pengalaman Deky dalam dunia engineering dan bisnis mengonfirmasi demikian. "Kebutuhan customer terus berubah. Teknologi berkembang sangat cepat. Persaingan semakin ketat. Kalau kita tetap menggunakan cara lama tanpa inovasi, bisnis pasti akan tertinggal dan ditinggal pelanggan," tegasnya.

Karena itulah, pepatah Tiongkok mengajak kita untuk "达权通变" (dá quán tōng biàn): pandai menyesuaikan diri dengan perubahan keadaan. (*)

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pendiri Griya Lansia di Malang Arief Camra: Le Shan Hao Shi

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto: Jian Ting Ze Ming

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: