Cheng Yu Pilihan CEO Seventacorp Sulfahri Albar: Jie Hui Wu Ji

Cheng Yu Pilihan CEO Seventacorp Sulfahri Albar: Jie Hui Wu Ji

SULFAHRI ALBAR, CEO Seventacorp, berpegang pada pepatah jie hui wu ji. Menyesali hal buruk yang diakibatkan oleh kecerobohan diri, sudahlah telat, juga tak akan pernah bisa mengubah keadaan.--Dokumentasi Pribadi

HARIAN DISWAY - Sulfahri Albar mengaku, bisnisnya bukan dimulai dari nol, tapi dari minus. Saking minusnya, kata CEO Seventacorp tersebut, untuk bayar parkir pun kesulitan sekali. 

Yang ia jadikan modal untuk memulai usahanya hanya kejujuran dan relasi. Makanya, menurutnya, "Sukses bukan persoalan uang, tetapi amanah yang berkejaran dengan usia orang tua." 

orang tua yang makin menua itulah yang menjadi penyemangat Sulfahri. "Sebab, waktu masih di dalam kandungan pun orang tua sudah memercayakan kepada kita bahwa, saat dewasa kelak, mereka bisa melihat anaknya sukses. Sayangnya, banyak dari kita yang suksesnya justru ketika orang tua tiada," ujarnya. 

Untuk itulah, Sulfahri mati-matian berusaha --supaya orang tuanya menyaksikan dan turut merasakan kesuksesannya. Ia tidak ingin seperti yang dilukiskan sebuah ungkapan di Tiongkok sana, "树欲静而风不止,子欲养而亲不待" (shù yù jìng ér fēng bù zhǐ, zǐ yù yǎng ér qīn bù dài): pohon ingin tenang, namun angin tak berhenti menerpa; anak ingin berbakti, namun orang tua telah pergi. 

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Project Manager KOSO Nippon Taki Kitada: Sui Yu Er An

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Direktur PT Karya Solusi Pintar Wace Halim: Shi Nian Han Chuang

"Saya lakukan langkah demi langkah yang terbaik setiap hari; karena jika tidak, penyesalan biasanya hanya ada di akhir ketika sukses tidak mungkin lagi bisa diraih. Sukses hanya sebuah peristiwa; yang membuat hebat adalah prosesnya," kata Sulfahri. 

Ya, datangnya sesal memang acap terlambat. Padahal, peluang yang terbuang tidak dapat kembali, kesempatan yang terlewat tidak datang dua kali.

Sebagaimana diingatkan pepatah Mandarin, "嗟悔无及" (jiē huǐ wú jí): menyesali hal buruk yang diakibatkan oleh kecerobohan diri, sudahlah telat, juga tak akan pernah bisa mengubah keadaan. (*)

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Kepala Museum Pusat TNI AL Mayor Laut Haryanto: Mo Li Zi Qiang

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Dokter Adaptan di RS Universitas Sebelas Maret Solo Muhammad Arief Khoiruddin: Bu Jin Ze Tui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: