Efisiensi Jadi Kunci, Laba Bersih Samator Indo Gas Melesat 4,5 Kali Lipat

Efisiensi Jadi Kunci, Laba Bersih Samator Indo Gas Melesat 4,5 Kali Lipat

PT Samator Indo Gas Tbk catat laba bersih naik 4,5 kali di kuartal I 2026-Istimewa -

JAKARTA, HARIAN DISWAY – PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membukukan rapor hijau yang impresif pada pembukaan tahun 2026. Emiten gas industri terbesar di Indonesia ini mencatatkan lonjakan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 4,5 kali lipat menjadi Rp35,2 miliar pada kuartal pertama, Rabu 29 April 2026. 

Capaian itu melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp7,8 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh naiknya pendapatan yang naik 7,9 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp762,1 miliar. 

Presiden Direktur sekaligus CEO Samator Indo Gas, Rachmat Harsono mengungkapkan, bahwa hasil positif itu merupakan buah dari strategi operasional yang konsisten serta pertumbuhan yang merata di berbagai wilayah operasional.  

"Pencapaian kuartal pertama ini menunjukkan kekuatan model operasional kami. Leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas yang signifikan," ujar Rachmat dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Communication Specialist Samator Group Joanna K. Suwito: Mou Shi Zai Ren, Cheng Shi Zai Tian

BACA JUGA:Samator Perkuat Dominasi Industri Gas, Penjualan dan EBITDA Sama-sama Naik

Keberhasilan Perseroan menjaga profitabilitas tak lepas dari disiplin biaya yang ketat. Di tengah kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan hanya naik tipis 4,3 persen berkat efisiensi energi dan optimalisasi utilisasi pabrik. Tak hanya itu, beban penjualan, umum, dan administrasi (G&A) justru berhasil ditekan turun 1,4 persen. 

Kombinasi efisiensi ini mendorong Adjusted EBITDA tumbuh 22,4 persen menjadi Rp228,8 miliar. Dengan margin yang kini menembus level 30,0 persen. Di sisi lain, laba operasi (EBIT) juga melonjak 38,9 persen menjadi Rp120,6 miliar dengan margin yang terkerek naik menjadi 15,8 persen. 

Hingga saat ini, emiten berkode saham AGII tersebut mengoperasikan 60 pabrik gas industri dan 103 filling station yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia. 

BACA JUGA: Ulang Tahun Ke-8, Novotel Samator Surabaya Timur Hadirkan Panoramic Lift 'Elev8 the Future'

BACA JUGA:Samator dan ITB Perkuat Pengembangan Teknologi CCS/CCUS di Indonesia

Rachmat optimistis momentum awal tahun ini menjadi fondasi kuat untuk menghadapi sisa tahun 2026. Fokus perseroan ke depan tetap pada penguatan operasional dan investasi selektif guna menangkap peluang di sektor industri dan kesehatan. (*)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: