Pendidikan untuk Semua, Slogan Nyata atau Sekadar Permainan Kata-Kata?

Pendidikan untuk Semua, Slogan Nyata atau Sekadar Permainan Kata-Kata?

ILUSTRASI Pendidikan untuk Semua, Slogan Nyata atau Sekadar Permainan Kata-Kata? -Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -

Ironisnya, makna pendidikan yang paling tulus justru sering ditemukan di tempat-tempat yang jauh dari sorotan. Di ruang kelas sederhana, dengan dinding retak dan papan tulis yang mulai pudar, proses belajar tetap berlangsung dengan ketekunan yang nyaris sunyi. Guru mengajar dengan keterbatasan, siswa belajar dengan harapan. Namun, kisah-kisah seperti itu jarang menjadi pusat pertimbangan dalam perumusan kebijakan.

Memperingati Hari Pendidikan Nasional, mungkin yang kita butuhkan bukan sekadar perayaan, melainkan keberanian untuk becermin. Tidak hanya mengulang slogan, tetapi juga menguji maknanya dalam kenyataan. Sebab, jika ”pendidikan untuk semua” masih harus dipertanyakan, barangkali yang perlu dibenahi bukan hanya praktik di lapangan, melainkan arah kebijakan yang menentukan ke mana pendidikan itu dibawa.

Pada akhirnya, setiap keputusan yang lahir di meja kebijakan tidak pernah benar-benar netral. Ia menjalar hingga ke ruang kelas, membentuk beban kerja guru, menentukan pengalaman belajar siswa, dan bahkan memengaruhi daya tahan orang tua dalam menopang pendidikan anak-anaknya. 

Ketika kebijakan lebih sibuk merawat citra daripada menyentuh realitas, yang menanggung konsekuensinya bukanlah para perumusnya, melainkan mereka yang setiap hari hidup di dalam sistem itu.

Maka, jika ”pendidikan untuk semua” masih terdengar sebagai gema yang jauh, mungkin pertanyaannya perlu diarahkan dengan lebih tegas: sampai kapan keputusan-keputusan besar tentang pendidikan akan terus dibuat tanpa benar-benar mendengar suara mereka yang paling terdampak? 

Pun, berapa lama lagi guru, siswa, serta orang tua harus menanggung jarak antara janji dan kenyataan yang tak kunjung dipertemukan? (*)

*) Kurniawan Wahyu Pratama, pengamat pendidikan Manifesto Ideas Institute, dosen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: