Geger Internal Madrid Jelang Lawan Barca: Arbeloa Redam Konflik Valverde-Tchouameni!
Alvaro Arbeloa bela Valverde dan Tchouameni usai insiden latihan, meminta Real Madrid fokus hadapi El Clasico demi jaga peluang juara La Liga tetap hidup.--Getty Images
BACA JUGA:AC Milan Incar David Alaba dari Real Madrid, Siap Boyong Gratis Musim Depan!
Fokus ke El Clasico dan Catatan Positif Madrid
Pertandingan melawan Barcelona akan menjadi El Clasico pertama Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid di level senior. Tantangan yang dihadapinya pun tidak mudah karena laga tersebut bisa menentukan gelar juara La Liga musim ini.
Barcelona hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara, sementara Madrid wajib menang jika ingin menjaga peluang mereka tetap hidup.
Karena itu, Arbeloa menegaskan seluruh fokus tim kini hanya tertuju pada pertandingan di Camp Nou.
“Kami harus membuka lembaran baru, belajar dari situasi ini, lalu terus berjalan sebagai Real Madrid. Kami tidak boleh lupa bahwa ada pertandingan besar melawan Barcelona,” kata Arbeloa.

Arbeloa mengecam wasit Slavko Vincic atas kartu merah Camavinga yang dinilai tidak adil dan menjadi penyebab kegagalan Real Madrid meraih gelar ke-16 musim ini.--Getty Images
Meski datang dengan situasi kurang ideal, Madrid sebenarnya memiliki catatan yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir saat menghadapi Barcelona di La Liga.
Los Blancos berhasil memenangkan delapan dari 12 pertemuan terakhir melawan rival abadinya tersebut.
Jumlah itu sama dengan total kemenangan Madrid dalam 32 laga El Clasico sebelumnya di kompetisi liga. Statistik tersebut memperlihatkan peningkatan performa Madrid dalam duel melawan Barcelona dalam beberapa musim terakhir.
BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid yang Kalahkan Espanyol 2-0, Vinicius Jr Terbaik!
BACA JUGA:Guti Tak Setuju Jose Mourinho Melatih Real Madrid Lagi, Ini Alasannya
Menariknya lagi, tidak ada hasil imbang dalam 12 pertemuan terakhir kedua tim di La Liga. Rangkaian itu menjadi rekor terpanjang tanpa hasil seri di El Clasico sejak periode 1977 hingga 1986.
Arbeloa kini berharap tren positif tersebut bisa berlanjut di pertandingan penting kali ini.
Selain menjaga peluang juara tetap hidup, kemenangan di kandang Barcelona juga bisa menjadi jawaban terbaik Madrid setelah pekan penuh tekanan dan kontroversi yang mereka alami. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber