Kejar Ilmu Basket Modern di DBL Camp, Coach Jessy Rela Terbang ke Jakarta

Kejar Ilmu Basket Modern di DBL Camp, Coach Jessy Rela Terbang ke Jakarta

Coach Jessy Kristian Patty (tengah) saat mengikuti salah satu kelas DBL Camp 2026 di DBL Academy Jakarta.-Media DBL Indonesia-

HARIAN DISWAY - Di antara deretan pelatih muda yang memenuhi Kopi Good Day DBL Camp 2026, ada satu sosok yang langsung mencuri perhatian. Ia adalah  Jessy Kristian Patty. 

Coach Jessy punya semangat membara di dunia basket. Ia adalah pelatih kepala SMA Katolik Budi Dharma Banda Aceh, hadir di Jakarta dengan keyakinan usia bukan alasan untuk berhenti belajar.

Perjalanan Coach Jessy menuju dunia kepelatihan tidak lurus-lurus saja. Sebelum benar-benar terjun, ia adalah seorang pekerja swasta sekaligus pengusaha. Namun ketika usahanya mengalami kendala, ia justru menemukan jalan lain yang terasa jauh lebih bermakna.

"Saya ingin memberikan kegiatan positif buat anak-anak agar tidak terdistraksi hal negatif. Lewat bola basket, saya membawa hal baru bagi mereka," ungkap Coach Jessy.

BACA JUGA:Dari Satria Muda ke DBL Camp 2026, Coach Mbing Tetap Semangat Berbagi Ilmu

BACA JUGA:DBL Festival 2026 Bukan Cuma Basket, Dance Clinic Juga Banjir Peminat

Sejak 2020, ia menakhodai SMA Katolik Budi Dharma Banda Aceh. Enam tahun membangun fondasi dari nol, dan hasilnya mulai terlihat.

Tim asuhannya berhasil menembus babak Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Aceh. Tidak berhenti di situ, pada 2022 ia mendirikan akademi bola basket yang kini sudah memiliki sekitar 120 anggota.

Aceh pun perlahan mulai mendengar nama Coach Jessy. Terpilih sebagai pelatih yang berangkat ke DBL Camp 2026 bukan hal yang ia anggap remeh.


Bambang Asdianto ketika memberikan materi seputar statistik basket di DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-

Bagi Coach Jessy, itu adalah sebuah privilege besar. Dan ia datang siap membayarnya dengan kerja keras.

Yang menarik, Coach Jessy sama sekali tidak merasa canggung bersaing dengan pelatih-pelatih yang usianya jauh lebih muda darinya.

"Saya senang dan bangga terlibat di sini. Akhirnya saya sampai di sini dan saya tidak merasa minder kalau saya tua. Justru saya haus dan lapar untuk terus belajar," ujarnya penuh percaya diri.

BACA JUGA:DBL Camp 2026 Jadi Tempat Belajar Baru bagi Coach Imanudin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dbl