Transformasi Hendra Thio di DBL Camp, Eks Pemain IBL yang Masuk Dunia Kepelatihan
Eks pemain IBL Hendra Thio ketika mengikuti DBL Camp 2026 di Jakarta.-Media DBL Indonesia-
HARIAN DISWAY - Dua musim lalu, nama Hendra Thio masih terpampang di roster IBL. Kini, ia duduk di antara 52 pelatih terbaik yang mengikuti Kopi Good Day DBL Camp 2026 di DBL Academy Jakarta East.
Perjalanannya dari lapangan profesional menuju bangku kepelatihan sebenarnya tak direncanakan. Itu terjadi karena sebuah kebetulan yang akhirnya berubah menjadi panggilan.
Tidak ada yang lebih jujur dari pengakuan Hendra soal awal mula kariernya sebagai pelatih.
"Ada teman yang harus pergi ke Australia. Saya diminta jadi pengganti. Awalnya nggak mau karena saya nggak ada passion jadi pelatih. Setelah dipaksa-paksa, saya bilang oke. Ternyata seru juga setelah dijalani," ungkap Hendra.
BACA JUGA:Kejar Ilmu Basket Modern di DBL Camp, Coach Jessy Rela Terbang ke Jakarta
BACA JUGA:Dari Satria Muda ke DBL Camp 2026, Coach Mbing Tetap Semangat Berbagi Ilmu
Sebelum itu, Hendra mengakhiri karier pemain profesionalnya di IBL 2024 bersama Rajawali Medan. Tim yang ia bela sejak 2022 kala masih bernama EVOS Thunder Bogor.
Ia sempat masuk roster Prawira Bandung di IBL All Indonesian 2024, namun tidak bermain sebelum Prawira tersingkir di semifinal. Tak lama berselang, Hendra mengumumkan pensiun di usia 28 tahun.
Keputusan yang mengejutkan. Tapi, yang datang setelahnya jauh lebih mengejutkan lagi.
Hendra memulai babak baru sebagai pelatih tim putra dan putri SMA Santo Paulus Pontianak. Ia adalah alumnus sekolah tersebut.
Di musim perdananya melatih, Hendra langsung mengantar tim putra meraih gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Kalimantan.
BACA JUGA:DBL Festival 2026 Bukan Cuma Basket, Dance Clinic Juga Banjir Peminat
BACA JUGA:DBL Camp 2026 Jadi Tempat Belajar Baru bagi Coach Imanudin
Yang membuat pencapaian itu semakin istimewa adalah pertama kalinya Santo Paulus juara sejak DBL West Kalimantan bergulir pada 2008. Prestasi itu mengakhiri dominasi belasan tahun SMA Santo Petrus Pontianak di babak final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dbl