Teknologi VALD di DBL Camp 2026 Bantu Pelatih Susun Program Latihan Lebih Aman

Teknologi VALD di DBL Camp 2026 Bantu Pelatih Susun Program Latihan Lebih Aman

Hendra Thio (salah satu coach campers) saat menjajal alat dengan teknologi VALD bernama Nord Bord.-Media DBL Indonesia-

HARIAN DISWAY Basket modern sekarang sudah bertransformasi. Jadi, tak lagi mengandalkan insting dan pengalaman.

Di Kopi Good Day DBL Camp 2026, paradigma itu ditantang secara langsung dengan data, teknologi, dan bukti nyata yang sulit dibantah. Pada hari ketiga kamp, giliran para pelatih yang mendapat pencerahan.

Konsultan Medis DBL Indonesia, dr. Pratama Wicaksana W., Sp.KO, atau dr. Tommy, hadir langsung untuk memaparkan fungsi dan penggunaan VALD Performance. Itu adalah teknologi pengukur fisik yang selama ini lebih akrab dipakai di level dunia ketimbang di Indonesia.

DBL Indonesia punya alasan kuat menjadikan sesi ini sebagai materi wajib bagi para pelatih musim ini. Mereka ingin para coach yang pulang dari kamp membawa sesuatu yang berbeda, yakni cara pandang baru dalam melatih.

BACA JUGA:Transformasi Hendra Thio di DBL Camp, Eks Pemain IBL yang Masuk Dunia Kepelatihan

BACA JUGA:Kejar Ilmu Basket Modern di DBL Camp, Coach Jessy Rela Terbang ke Jakarta

"Coach yang datang ke sini harus punya wawasan dan experience yang lebih tinggi. Dengan alat ini, mereka punya awareness tentang apa yang harus diperhatikan dari atlet mereka di daerah, terutama dalam upaya pencegahan cedera," jelas dr. Tommy.


dr. Tommy saat memberikan penjelasan terkait fungsi dan kinerja teknologi VALD kepada para pelatih DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-

VALD Performance memang bukan nama baru di dunia olahraga internasional. Namun di Indonesia, penggunanya masih bisa dihitung dengan jari.

DBL Camp 2026 menjadi salah satu ruang langka di mana para pelatih daerah bisa melihat, memahami, bahkan langsung mencobanya.

DBL tidak pernah cukup dengan teori saja. Dan sesi itu membuktikannya. Hendra Thio, pelatih SMA Santo Paulus Pontianak yang baru semusim memegang peluit namun sudah langsung membawa timnya juara DBL West Kalimantan, dipilih untuk menjajal langsung salah satu perangkat VALD.

Tepatnya, Nord Bord, guna mengukur kekuatan otot hamstring-nya. Hasilnya mengejutkan, sekaligus akurat.

BACA JUGA:Dari Satria Muda ke DBL Camp 2026, Coach Mbing Tetap Semangat Berbagi Ilmu

BACA JUGA:DBL Festival 2026 Bukan Cuma Basket, Dance Clinic Juga Banjir Peminat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dbl