Lapor Cak Eri Dibanjiri 400 Aduan Sehari, dari Jalan Berlubang hingga Curhat Rumah Tangga
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan perang terhadap premanisme dan siap merekomendasikan pembubaran ormas yang terlibat intimidasi warga.-Humas Pemkot Surabaya-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Baru sepekan dibuka, hotline "Lapor Cak Eri" sudah kebanjiran ratusan pesan setiap harinya. Layanan pengaduan berbasis WhatsApp di nomor 0811338884 itu, langsung disambut antusias warga SURABAYA.
Warga pun ramai mengirim berbagai laporan, mulai jalan berlubang, parkir liar, PKL, hingga... curhat soal percintaan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa hotline ini bukan program dadakan. Ia lahir dari evaluasi panjang setelah Pemkot rutin menggelar forum tatap muka dengan warga pada akhir 2022 hingga awal 2023.
Dari sana, Pemkot menyadari satu hal bahwa warga butuh ruang bicara juga butuh penyelesaian yang cepat.
"Dari pengalaman itulah kami melakukan perbaikan sistem. Maka muncul program Wargaku, dilanjutkan satu ASN satu RW. Jadi sebenarnya berbagai persoalan warga harusnya bisa selesai lebih cepat," kata Wali Kota Eri yang juga kader PDIP pada Senin, 18 Mei 2026.
BACA JUGA:RSUD Dr. Soetomo Optimalkan Kembali Pelayanan Kesehatan Pasca Kebakaran Gedung PPJT
Bagi Eri, hotline itu adalah alat ukur kecepatan birokrasi. "Surabaya ini bukan ditentukan oleh wali kotanya, tetapi oleh Pemerintah Kota Surabaya. Sistem itu harus tetap berjalan cepat, ada atau tanpa wali kota, supaya masyarakat percaya kepada pemerintah," ujarnya.
Dalam sehari, hotline tersebut menerima sekitar 400 aduan. Pemkot menargetkan setiap laporan ditindaklanjuti maksimal dalam 1x24 jam. Jika belum selesai, perangkat daerah (PD) wajib memberikan penjelasan soal progres penanganannya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kanan) ketika melakukan sidak ke Kali Tebu Surabaya untuk memantau kondisi jalan, Senin, 11 Mei 2026.-Pemkot Surabaya-
Salah satu buktinya, laporan soal kawasan Kali Tebu yang sudah lama dikeluhkan warga langsung direspons begitu masuk ke hotline. "Begitu ada laporan, teman-teman langsung turun ke lapangan untuk menyelesaikan. Jadi hotline ini memang untuk memastikan semua bergerak cepat," terangnya.
Dalam satu hari, perbaikan jalan berlubang saja bisa menyentuh 20 titik. Cak Eri menegaskan bahwa pelayanan publik tidak harus selalu dijadikan konten untuk dianggap berhasil.
BACA JUGA:Pasar Keputran Selatan Direvitalisasi, 60 Stan Baru Siap Tampung Pedagang
BACA JUGA:Surabaya Tambah 3 PAUD Negeri, Anak Inklusi Kini Gratis Sekolah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: