Morgan Rogers Bersinar di Final Europa League, Aston Villa Akhiri Penantian 44 Tahun

Morgan Rogers Bersinar di Final Europa League, Aston Villa Akhiri Penantian 44 Tahun

Selebrasi Morgan Rogers usai buat Aston Villa unggul 3-0 atas Freiburg dalam laga final Europa League 2025/2026, Kamis 21 Mei 2026-Martin Rickett-PA

HARIAN DISWAY - Morgan Rogers menjadi salah satu kunci keberhasilan Aston Villa menjuarai Europa League. Mereka mengunci gelar setelah mengalahkan Freiburg 3-0 dalam final di Stadion Tupras, Besiktas, Turkiye, 21 Mei 2026.

Itu adalah gelar perdana The Villans (sebutan Aston Villa) di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut. Sekaligus gelar Eropa pertama mereka di level Eropa setelah menjuarai Piala Champions Eropa (sebelum jadi Liga Champions) dalam 44 tahun.

Tim asuhan Unai Emery tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Youri Tielemans membuka keunggulan lewat tendangan voli spektakuler menjelang akhir babak pertama.

Tidak lama berselang, Emiliano Buendía menggandakan skor melalui gol cantik dari luar kotak penalti. Rogers kemudian memastikan kemenangan Villa pada menit ke-58 setelah berhasil menyambar umpan tarik Buendia di depan gawang.

BACA JUGA:Freiburg vs Aston Villa 0-3, The Villans Jawara Liga Europa 2025/2026!

BACA JUGA:Ollie Watkins Bongkar Kelemahan Liverpool Usai Aston Villa Menang 4-2

Gol tersebut membuat pemain berusia 23 tahun itu mencatat sejarah sebagai pemain Inggris termuda yang mencetak gol di final kompetisi Eropa sejak Steven Gerrard pada final Piala UEFA 2001.


Aston Villa resmi menjuarai Liga Europa 2025/2026 setelah melibas SC Freiburg 3-0 di final, sekaligus menjadi trofi kelima Unai Emery di kompetisi ini.-Georgi Licovski-EPA

Usai pertandingan, Rogers mengaku sangat emosional melihat perjuangan timnya akhirnya berbuah trofi. "Sulit menjelaskan perasaan saya sekarang. Kami bekerja sangat keras untuk momen ini, dan akhirnya berhasil," ujar Rogers, dikutip dari AFP.

Ia juga merasa kemenangan tersebut sangat berarti bagi para pendukung Villa yang sudah lama empat dekade lebih menanti gelar mayor. "Ini momentum luar biasa untuk fans dan klub. Kami akan tercatat dalam sejarah,” tambahnya.

Rogers turut mengungkap peran Emery dalam perkembangan permainannya musim ini. Menurutnya, sang pelatih terus meminta dirinya lebih agresif masuk ke kotak penalti agar lebih sering mencetak gol.

BACA JUGA:Aston Villa vs Liverpool 4-2, Kans The Reds ke Liga Champions Terancam Kandas

BACA JUGA:Aston Villa Bidik Matias Soule Setelah Permanenkan Donyell Malen ke Roma

"Pelatih terus mengatakan saya harus mencari gol-gol yang lebih sederhana dan lebih sering berada di area berbahaya. Saya senang akhirnya bisa mencetak gol di final," katanya.

Bangkit dari Awal Musim yang Buruk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber