Tottenham Selamat dari Degradasi, Van de Ven Akui Spurs Sangat Memalukan

Tottenham Selamat dari Degradasi, Van de Ven Akui Spurs Sangat Memalukan

Micky van de Ven merasa lega Tottenham lolos dari degradasi usai tekuk Everton 1-0, meski ia menegaskan performa Spurs musim ini sangat memalukan.--Getty Images

Menurutnya, atmosfer stadion membantu para pemain bertahan saat Everton terus menekan di akhir pertandingan.

“Rasanya seperti bermain dengan 12 pemain. Fans terus memberi energi untuk kami. Everton tampil luar biasa dan terus menyerang, jadi dukungan suporter benar-benar penting,” kata Van de Ven.

Spurs Dibayangi Catatan Buruk


Selebrasi Joao Palhinha (kanan) usai buka keunggulan bagi Tottenham atas Everton dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-38, Minggu 24 Mei 2026-Andrew Matthew-PA

Tottenham Hotspur memang berhasil bertahan di kasta teratas Liga Inggris. Namun, kemenangan atas Everton tidak menghapus fakta bahwa Tottenham menjalani salah satu musim terburuk mereka dalam era Premier League.

BACA JUGA:Xavi Simons Cedera ACL, Tottenham Makin Tertekan di Zona Degradasi

BACA JUGA:Cara Unik De Zerbi Bangkitkan Tottenham: Diajak Makan Malam Mewah!

Spurs finis di posisi ke-17 untuk musim kedua secara beruntun, sesuatu yang terakhir kali mereka alami lebih dari 100 tahun lalu. Bahkan, kemenangan atas Everton adalah kemenangan kandang pertama Tottenham di Premier League sejak Desember.

Sepanjang musim, Spurs hanya mampu meraih tiga kemenangan kandang, jumlah yang menyamai rekor terburuk bagi tim yang tetap selamat dari degradasi.

Dalam pertandingan tersebut, Tottenham sebenarnya tampil cukup baik di babak pertama. Mereka lebih dominan dan mampu memanfaatkan situasi bola mati untuk mencetak gol kemenangan lewat Joao Palhinha. 

Gelandang Portugal itu menyundul bola ke tiang sebelum memanfaatkan rebound menjadi gol. Everton kemudian memberi tekanan besar pada babak kedua. Namun lini belakang Spurs tampil disiplin hingga akhir laga.

BACA JUGA:Tottenham Berada di Titik Terendah: Kalah, Dicurangi VAR, dan Kehilangan Cristian Romero

BACA JUGA:Tottenham Terlempar ke Zona Degradasi, Ini Rencana Roberto De Zerbi

Van de Ven melakukan blok penting untuk menggagalkan peluang Beto, sementara kiper Antonín Kinský membuat penyelamatan krusial pada masa injury time.

Van de Ven menegaskan Tottenham tidak boleh lagi mengulangi musim seperti ini. "Kami berhasil bertahan dan itu yang paling penting sekarang. Tapi musim depan, situasi seperti ini tidak boleh terjadi lagi," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber