Mengenang Khazanah Intelektualisme Buya Syafii

Mengenang Khazanah Intelektualisme Buya Syafii

ILUSTRASI Mengenang Khazanah Intelektualisme Buya Syafii.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -

Dalam konteks kehidupan berbangsa yang majemuk, Buya Syafii mengingatkan pentingnya kesadaran terhadap nilai-nilai multikulturalisme. 

Multikulturalisme meniscayakan kelompok mayoritas mengakomodasi kelompok minoritas sehingga kekhasan identitas mereka tetap terjaga. Jika kesadaran mengenai multikulturalisme dibumikan, kita akan melihat realitas kemajemukan secara positif.

Multikulturalisme penting untuk menumbuhkan komitmen yang tulus sehingga masing-masing terlibat dalam kegiatan lintas budaya, etnis, dan agama. Spirit itu terus digelorakan Buya Syafii bersama intelektual muda melalui berbagai kegiatan di lembaga yang didirikannya, Maarif Institute for Culture and Humanity. 

Harus diakui, jalan intelektual dan perjuangan kemanusiaan yang dipilih Buya Syafii tidak pernah sepi dari kritik. Namun, sebagai guru bangsa dan intelektual sejati, keyakinan Buya Syafii terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal begitu luar biasa sehingga mengabaikan segala kritik yang dialamatkan kepadanya.

Semoga khazanah intelektualisme dan pengabdian tanpa batas Buya Syafii kepada negeri yang begitu dicintainya ini menjadi amal jariah yang terus mengalirkan pahala kebaikan di alam kuburnya. (*)

*) Biyanto adalah guru besar UIN Sunan Ampel dan sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: