IHSG Kena Imbas Rupiah Anjlok, Turun 4,11 Persen ke Level 5.941

IHSG Kena Imbas Rupiah Anjlok, Turun 4,11 Persen ke Level 5.941

Ilustrasi. IHSG kembali terjun bebas setara 4,11 persen menyusul runtuhnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).-Foto: Bianca/Disway.id-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat pada perdagangan Rabu, 4 Juni 2026. Setelah sempat bergerak di zona hijau, IHSG akhirnya ditutup anjlok 4,11 persen ke level 5.941,06. 

Pelemahan rupiah yang menembus Rp17.900 per dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu faktor utama yang memicu aksi jual di pasar saham.

Berdasarkan data MNC Sekuritas, koreksi tajam IHSG dipimpin oleh saham-saham sektor bahan baku (basic materials) yang turun 9,05 persen dan sektor energi yang melemah 5,61 persen.

BACA JUGA:Mengapa Warga Desa Harus Cemas saat Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS Hari Ini?

BACA JUGA:Kurs Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.013 per Dolar AS, Terlemah dalam Sejarah!

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada mengatakan tekanan terhadap pasar saham domestik dipicu kombinasi sentimen negatif dari pelemahan rupiah dan perkembangan terbaru terkait peringkat kredit PT Danantara Investment Management.

"Sentimen negatif disebabkan oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang telah menyentuh level Rp17.900 per dolar AS dan dari laporan terbaru Moody's Ratings yang untuk pertama kalinya memberikan peringkat kredit Baa2 kepada PT Danantara Investment Management," ujar Reza Priyambada dikutip disway.id, Kamis, 5 Juni 2026.

BACA JUGA:Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.916 per Dolar AS, Makin Dekati Level Rp18.000!

BACA JUGA:Rupiah Terus Melemah, Ekonom Sebut Investor Bingung Koordinasi Kebijakan Pemerintah

Meski memperoleh peringkat investasi atau investment grade dari Moody's, PT Danantara Investment Management tetap mendapatkan prospek (outlook) negatif. 

Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kinerja internal Danantara, melainkan mengikuti prospek peringkat utang negara Indonesia yang saat ini juga berada dalam status negatif.

Moody's menetapkan peringkat Baa2 bagi Danantara, setara dengan peringkat kredit sovereign Indonesia. 

BACA JUGA:Rupiah Terus Melemah, Ekonom Sebut Investor Bingung Koordinasi Kebijakan Pemerintah

BACA JUGA:Daftar Kenaikan Harga Steam Deck OLED, Tembus Belasan Juta Rupiah untuk Varian 512GB dan 1 TB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: