Blong di Monaco, Leclerc Adopsi Sistem Rem Hamilton demi GP Spanyol

Blong di Monaco, Leclerc Adopsi Sistem Rem Hamilton demi GP Spanyol

Penampakan model sistem pengereman di Mobil Lewis Hamilton--Twitter Crise na Ferrari @CriseFerrari_


Penampakan model sistem pengereman di Mobil Charles Leclerc. --Twitter LA Gazzetta Ferrari @GazzettaFerrari

​"Saat ini, perusahaan belum mengetahui penyebab masalah yang dialami oleh Charles Leclerc. Oleh karena itu, kami menganggap terlalu dini untuk menarik kesimpulan teknis yang pasti sebelum seluruh data yang tersedia dianalisis." Pungkas Brembo. 

Brembo menegaskan bahwa dalam insiden seperti ini, pemeriksaan data telemetri bersama para insinyur tim mutlak diperlukan untuk menentukan asal-mula masalah secara akurat.

​"Brembo adalah tolok ukur di F1 dan hadir di setiap mobil di grid melalui teknologi pengeremannya. Selama bertahun-tahun, tim F1 terus memilih solusi Brembo karena mengakui keandalan, inovasi, dan kinerja kelas dunia kami. Grup ini akan terus berinvestasi pada aspek tersebut, sembari melanjutkan kolaborasi dengan Scuderia Ferrari dan seluruh tim F1 lainnya," tutup pernyataan Brembo.

BACA JUGA:Honda Suntik Upgrade Instan Aston Martin Jelang GP Monako 2026

BACA JUGA:Sambut Balapan ke-1000, McLaren Rilis Livery Emas Hitam Spesial di GP Monako

Contek Pilihan Lewis Hamilton untuk GP Spanyol

​Terlepas dari ketegangan dengan Brembo, Leclerc bergerak cepat. Ia kabarnya telah meminta teknisi Ferrari untuk mengubah konfigurasi remnya agar serupa dengan mobil rekan setimnya, Lewis Hamilton, mulai seri berikutnya di GP Spanyol.

​"Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah kami memiliki solusi internal. Saya akan menggunakan konfigurasi seperti di mobil Lewis mulai balapan berikutnya, yang mudah-mudahan menjadi langkah maju," tegas Leclerc.

​Menurut laporan teknis, Hamilton menggunakan cakram rem buatan Carbon Industries. Pemasok asal Inggris ini merupakan spesialis material karbon murni, khususnya untuk cakram (disc) dan bantalan rem (pads). Carbon Industries tidak memproduksi komponen logam seperti kaliper, perangkat yang tetap disuplai oleh Brembo dan sudah digunakan Hamilton selama bertahun-tahun sejak di Mercedes (2013–2024).

Regulasi F1 Izinkan "Modular System"

​Langkah Leclerc ini sepenuhnya legal. Regulasi teknis F1 mengategorikan sistem rem sebagai komponen yang bisa disesuaikan dengan preferensi pembalap (modular system).

​Ferrari diizinkan secara hukum untuk memasang piringan cakram dari Carbon Industries ke dalam rumah kaliper logam buatan Brembo, selama dimensi piringannya sesuai dengan batas ruang (clearance) kaliper tersebut. Kombinasi hibrida ini murni dilakukan demi kenyamanan dan feeling mengemudi sang pembalap tanpa melanggar aturan FIA.

​Hamilton sendiri dikenal sebagai pembalap dengan gaya late-braking ekstrem. Ia selalu setia dengan cakram Carbon Industries karena menyukai karakteristik gigitan rem (bite), pelepasan pedal (release), serta modulasi suhunya yang stabil.

Di sisi lain, Leclerc memiliki gaya pengereman yang sedikit berbeda. Ia kerap menekan rem sangat dalam (deep braking) menjelang masuk tikungan, lalu meredam ketidakstabilan cengkraman roda belakang dengan keseimbangan kemudi yang halus, karakteristik khas pembalap yang menyukai setelan mobil oversteer.

​Pertanyaannya kini, apakah paket sistem pengereman yang disukai Lewis Hamilton akan cocok dengan gaya balap agresif Charles Leclerc di Barcelona nanti?(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: