Pemprov Jatim dan Saint Petersburg Perkuat Kerjasama Strategis: Bangun Industri Kapal Cepat dan Cancer Center

Pemprov Jatim dan Saint Petersburg Perkuat Kerjasama Strategis: Bangun Industri Kapal Cepat dan Cancer Center

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua Dewan Legislatif Saint Petersburg Alexander Belsky di Grahadi, Jumat 12 Juni 2026-Edi Susilo Disway -

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Pemprov Jatim menerima kunjungan delegasi Saint Petersburg, Rusia di Gedung Negara Grahadi, Jumat pagi 12 Juni 2026. 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantapkan kerjasama antara Pemprov Jatim dan Rusia terkait dua bidang utama. Kesehatan dan industri pengembangan kapal. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk memantapkan rencana pembangunan industri kapal cepat di Jatim. Pemprov menggandeng Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) untuk merealisasikan proyek strategis tersebut. ”Studi pendahuluan untuk industri kapal cepat sudah dilakukan,” katanya di Grahadi. 

Jika proyek kapal cepat tersebut teralisasi ke depan, maka akan sangat berdampak bagi Indonesia. Khususnya di wilayah Jatim sebagai penghubung antar pulau dan efektifitas jalur pelayaran.

Selain proyek kapal cepat, Khofifah menyebut, kerjasama juga akan dilakukan pada bidang kesehatan. Salah satunya dengan rencana membangun cancer center. ”Ini akan sangat penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:Pemprov Jatim Buka Beasiswa 1.100 Santri 2026, Tambah Kuota STEM dan S2 Al-Azhar Mesir

BACA JUGA:Pemprov Jatim Raih Opini WTP 11 Kali Beruntun, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Lampaui Rata-Rata Nasional

Rektor ITS Bambang Pramujati mengatakan, kerjasama dengan Saint Petersburg sudah dilakukan dengan salah satu galangan kapal di Surabaya. Realisasi proyek ini akan menjadi strategi bagi Jatim.

”Ini akan menjadi industri kapal cepat pertama di Indonesia,” kata Bambang. Kapal cepat yang dibuat nantinya akan mempercepat waktu tempuh. Dengan perbedaan cukup mencolok dibandingkan kapal reguler yang saat ini melaut di Indonesia. Kapal yang dikerjasamakan memiliki kecepatan empat kali lipat dibandingkan kapal reguler. 

Ketua Dewan Legislatif Saint Petersburg Alexander Belsky, kerjasama ini merupakan bagian dari proyek kemitraan strategis antara Rusia dan Indonesia. Dan secara khusus antara Saint Petersburg dengan Jatim. 

Potensi kerjasama perguruan tinggi antara Jatim dan Saint Petersburg cukup besar. Apalagi ada persamaan besar antara Saint Petersburg dengan Surabaya. ”Sama-sama sebagai kota pelabuhan,” tuturnya. (*)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: