Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas, ETF Emas Siap Meluncur Semester II 2026
Penandatanganan perjanjian antara Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat dan Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian Selfie Dewiyanti -Dokumen Pegadaian-
ETF Emas diharapkan menjadi alternatif investasi yang mampu menggabungkan karakteristik emas sebagai aset lindung nilai dengan sistem investasi modern yang transparan dan teradministrasi dengan baik.
Dengan bergabungnya Pegadaian, jumlah Pemegang Rekening KSEI kini mencapai 124 institusi. Penambahan tersebut diyakini akan mendukung pendalaman pasar modal, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat ekosistem keuangan nasional.
BACA JUGA:Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Menjanjikan
Selain mendukung pengembangan ETF Emas, Pegadaian juga berpeluang mengoptimalkan perannya sebagai Bullion Bank melalui aktivitas pinjam-meminjam efek dan layanan pembiayaan berbasis aset investasi.
Prospek ETF Emas dinilai cukup besar. Emas tercatat sebagai salah satu instrumen investasi dengan kinerja terbaik sepanjang 2025, tumbuh 56,7 persen dalam denominasi rupiah. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi aset safe haven yang diminati investor.
Potensi tersebut semakin didukung oleh pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia yang mencapai 28,19 juta investor per 8 Juni 2026. Pegadaian dan KSEI optimistis dapat memperkuat integrasi pasar emas dan pasar modal sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi masyarakat. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: