Perbakin Surabaya Buka Posko Aduan Dugaan Pelecehan Atlet, Terduga Pengurus Dinonaktifkan
– Perbakin Kota Surabaya mengumpulkan sejumlah orang tua atlet menyusul mencuatnya dugaan pelecehan terhadap atlet di bawah umur yang diduga dilakukan salah seorang pengurus berinisial JL.--
“Karena untuk menjadi pelatih yang dinaungi Perbakin, harus memiliki lisensi dan sertifikat yang dikeluarkan oleh KONI,” kata Arderio saat dihubungi secara terpisah.
Meski demikian, Arderio membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan pengurus Perbakin Surabaya yang membidangi tembak reaksi atau airsoft gun.
BACA JUGA:Pelecehan Seksual dan Refleksi Komunikasi Keluarga Kita
BACA JUGA:8 Kalimat Sering Dianggap Bercanda, Ternyata Bisa Masuk Pelecehan Seksual!
Sebagai langkah awal penanganan internal, Perbakin Surabaya telah menonaktifkan yang bersangkutan dari jabatan kepengurusan hingga proses hukum selesai.
KONI Surabaya juga menyatakan akan mendukung penuh proses hukum yang saat ini tengah berjalan.
Kasus ini bermula dari laporan keluarga seorang atlet di bawah umur yang diduga mengalami pelecehan selama kurang lebih satu bulan.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan keluarga, terduga pelaku disebut menggunakan modus hukuman berupa gelitik kepada korban yang kemudian berkembang menjadi tindakan menyentuh bagian tubuh sensitif.
Keluarga korban juga mengungkapkan bahwa anaknya pernah diajak ke salah satu hotel di Surabaya oleh terduga pelaku.
BACA JUGA:Sanksi Hukum Kasus Pelecehan Seks di Universitas Indonesia (UI): Jangan Banyak Harap
BACA JUGA:UI Selidiki Kasus Pelecehan Seksual di FH, Pelaku Terancam DO
Saat ini kasus tersebut telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut dan memberikan perlindungan kepada korban.
Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan masih berlangsung. Semua pihak yang disebut dalam perkara ini tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai ada putusan hukum yang berkekuatan tetap. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: