Unair Resmikan Kantor OIC-COMSTECH di Aseec Tower, Perkuat Kerja Sama dengan Negara OKI

Unair Resmikan Kantor OIC-COMSTECH di Aseec Tower, Perkuat Kerja Sama dengan Negara OKI

Peresmian kantor OIC-COMSTECH di Aseec Tower dihadiri oleh Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Akademisi Unair, dan Koordinator Jenderal OIC-COMSTECH. - Ilmi Bening - Harian Disway

HARIAN DISWAY - Universitas Airlangga (Unair) telah meresmikan kantor Organization of Islamic Cooperation Standing Committee for Scientific and Technological Cooperation (OIC-COMSTECH) di Lantai 10, Aseec Tower pada 18 Juni 2026. 

Kantor yang didirikan di Sekretariat World University Association for Community Development (WUACD) itu menjadi upaya dari Unair untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) alias Organization of Islamic Cooperation (OIC), terutama pada bidang riset dan pendidikan.

Pakistan, salah satu negara pendiri OKI menyambut baik kerja sama tersebut. “Relasi antara Pakistan dan Indonesia memiliki hubungan yang erat, sudah seperti saudara. Kami adalah negara yang sama-sama berjuang melawan kolonialisme,” kata Zahid Hafeez Chaudhri, Duta Besar Pakistan untuk Indonesia.

BACA JUGA:UNAIR Catat Sejarah Baru, Peringkat 276 Dunia dan Tiga Besar Nasional Versi QS WUR 2027

BACA JUGA:Kupas Bisnis Berbasis Etika Lingkungan dan Pendidikan di Antro Unair

Selain itu, Pakistan dan Indonesia memiliki kerja sama yang kuat di bidang kesehatan, pertahanan, serta pendidikan. Banyak mahasiswa Pakistan yang menempuh pendidikan di Indonesia.


Muhammad Madyan, Rektor Unair meresmikan kantor OIC-COMSTECH pada 18 Juni 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway

Menurut Zahid, saat ini, dunia berubah dengan cepat sehingga sangat penting dari berbagai negara agar memiliki kolaborasi di bidang tersebut. “Indonesia dan Pakistan juga termasuk negara yang mewakili seperempat populasi muslim di seluruh dunia. Di sini Indonesia dan Pakistan adalah dua negara yang saling belajar dari satu sama lain,” imbuh Zahid.

OIC-COMSTECH sendiri merupakan salah satu cabang OKI di bidang sains dan teknologi. Bergabungnya OIC-COMSTECH dengan WUACD tersebut diharapkan dapat membantu negara-negara lainnya yang membutuhkan bantuan untuk memajukan bidang pendidikan maupun kesehatan, khususnya pada negara yang berkonflik dan Afrika muslim.

BACA JUGA:Apsilangga Unair Gelar Seminar 'Keluarga vs Gadget': Kupas Generasi Sandwich dan Beban Mental Lansia

BACA JUGA:CSGS Roundtable Unair Bedah Kebijakan Ekonomi Indonesia di Tengah Disrupsi Global

“Kami ingin mendatangkan lebih banyak pelajar dari negara Yaman, Sudan, dan Palestina supaya mereka bisa memperoleh pendidikan yang layak. Saat ini, kami sudah menyediakan 5.200 beasiswa,” tutur Iqbal Choudhary, Koordinator Jenderal OIC-COMSTECH.

Beberapa negara muslim juga membutuhkan bantuan dalam penanganan bencana alam, sumber air bersih, hingga persoalan krisis iklim lainnya. Selain itu, akan ada upaya untuk menggelar workshop atau pelatihan online untuk meningkatkan kompetensi generasi muda.

Penguatan kerja sama bersama dengan OIC-COMSTECH juga akan membantu usaha Pakistan serta Indonesia untuk memastikan bahwa rakyat Palestina dilindungi dan diberikan hak untuk menentukan nasib sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: