Gresik Gandeng Industri, Perlindungan Perempuan dan Anak Diperkuat

Gresik Gandeng Industri, Perlindungan Perempuan dan Anak Diperkuat

MENTERI PPPA Arifatul Choiri Fauzi mengecek fasilitas untukk perlindungan perempuan dan anak di Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik, Senin, 22 Juni 2026.-Kominfo Kabupaten Gresik-

Selain TPA Masmundari, Menteri PPPA juga menyoroti perhatian Pemkab Gresik terhadap anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Selama ini, sebagian anak PMI menghadapi keterbatasan akses terhadap identitas kependudukan, pendidikan hingga layanan kesehatan.

BACA JUGA:Wujudkan Pemulihan Ekonomi, Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp215 Juta untuk PKL Semambung

BACA JUGA:Target Rampung Juli 2026, SR Gresik Tampung Siswa Keluarga Miskin

Di sisi lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa sebagai kawasan industri, Gresik memiliki tantangan tersendiri dalam memastikan hak-hak perempuan dan anak tetap terpenuhi.

Karena itu, Pemkab Gresik terus mendorong keterlibatan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah perempuan dan keluarga.

“Sebagai kabupaten industri, kami terus bersinergi dengan dunia usaha dalam isu perlindungan perempuan dan anak, pemenuhan hak-hak pekerja, serta kebijakan yang ramah perempuan. Hal-hal seperti ini terus kami diskusikan dan menjadi budaya di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani.

Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai penyediaan ruang laktasi, pengaturan jam kerja yang lebih ramah bagi pekerja perempuan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Komitmen serupa juga ditunjukkan PT Petrokimia Gresik. Direktur PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob menjelaskan, perusahaan telah menyediakan berbagai fasilitas bagi pekerja perempuan, termasuk TPA yang sudah beroperasi sejak 1993.


Menteri PPPA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta manajemen PT Petrokimia Gresik berfoto bersama. (Foto-foto Kominfo Kabupaten Gresik)-Kominfo Kabupaten Gresik-

Menariknya, fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anak karyawan perusahaan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar.

Dalam rangkaian kunjungannya, Menteri Arifah turut meninjau langsung TPA Masmundari. Kehadiran Menteri disambut antusias anak-anak yang tengah mengikuti aktivitas belajar dan bermain.

Di sela kunjungan, seorang pengemudi ojek daring yang memanfaatkan layanan TPA tersebut mengaku sangat terbantu. Ia merasa lebih tenang bekerja karena anaknya berada di tempat yang aman dan mendapat pendampingan.

“Saya sangat terbantu dengan adanya TPA ini. Karena ini fasilitas resmi dari pemerintah, saya percaya menitipkan anak di sini. Anak saya juga betah berada di sini, jadi saya bisa bekerja dengan tenang,” tuturnya.

BACA JUGA:Gus Yani Paparkan Inovasi 9 Tatanan Kabupaten Sehat, Pemkab Gresik Optimis Menangkan Penghargaan

BACA JUGA: Pemkab Gresik Kembali Gelar Mudik Gratis, Pendaftaran Mulai 11 Maret 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: